Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Saat Istri Gubernur Pertama Kali Melihat Orang Menempa Keris

”Saya baru pertama kali secara langsung melihat orang menempa keris seperti ini, ternyata sangat rumit dan susah” ungkapnya.

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: gunawan
Istimewa

TRIBUN-BALI.COM. DENPASAR – Senyum kagum Ayu Pastika terlihat sewaktu melihat salah satu lokasi perajin endek bimbingan Dekranasda Kota Denpasar, Jumat (11/9/2015). Istri Gubernur Bali Made Mangku Pastika ini tambah sumringah lagi tatkala memegang alat-alat yang digunakan membuat endek di perajin endek Jepun Bali, yang berada di Kawasan Jalan Raya Sesetan, Denpasar itu. 

Ayu Pastika mengaku kagum dengan endek-endek yang dihasilkan dengan motif khas Bali.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi kepada perajin endek Jepun Bali ini, dimana motif-motif endek yang dihasilkan sangatlah khas Bali dan semua ditenun dengan alat manual,” ungkap Ayu Pastika seusai kunjungan di perajin Endek Jepun Bali itu.

Ayu Pastika yang datang mengenakan pakaian endek berwarna merah muda ditemani langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Sri Purnawati Geriya beserta sejumlah pejabat dan sejumlah Camat di Denpasar.

Dalam kunjungannya, Ayu Pastika berpesan agar perajin endek Jepun Bali ini membuat suatu trobosan baru dengan memadu madankan kain endek dengan songket Bali dalam satu lembaran kain.

Jika itu bisa dilakukan, Ayu Pastika yakni pasti akan bisa menembus pasaran ekonomi Nasional.

Usai mengunjungi perajin endek Jepun Bali, Ayu Pastika juga mengunjungi perajin keris Tapa Karya.

Ayu Pastika sangat terkesima melihat para perajin menepa keris secara manual.

”Saya baru pertama kali secara langsung melihat orang menempa keris seperti ini, ternyata sangat rumit dan susah” ungkapnya.

Diharapkan perajin-perajin ini bisa memiliki ciri khas didalam karya-karya yang di buat, agar kedepannya perajin khusunya di Kota Denpasar bisa jauh lebih maju dan bisa bersaing dalam perekonomian global.

Sementara Kabag Ekonomi Kota Denpasar Made Saryawan yang juga selaku Sekretaris Dekranasda Kota Denpasar mengatakan, dalam kunjungan Dekranasda Prov Bali ini, Dekranasda Kota Denpasar menunjuk industry kecil yang baru dan sudah berkembang yakni tenun ikat Jepun Bali, dikarenakan Jepun Bali ini merupakan  perajin yang konsen mengembangkan endek.

Lebih lanjut dikatakan, untuk kunjungan di perajin keris Tapa Karya di pilih dikarenakan, pande besi yang ada di Jalan Ratna merupakan daerah central dan komplek ini sudah berkembang.

Selain itu produksi kerisnya memang berbeda dari pande besi lainnya yang ada di Bali, dikarenakan pande Tapa Karya ini menonjolkan seni dari produk logamnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved