Kisah si Geni, Video Edukasi Untuk Anak Supaya Terhindar Kekerasan Seksual
Tayangan video ini wajib ditonton buah hati yang didampingi oleh orangtua atau pengasuh. Biar mereka bisa terhindar dari kekerasan seksual. SEBARKAN
Penulis: Irma Yudistirani | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM – Maraknya kasus kekerasan terhadap anak membuat sejumlah orangtua geram dan khawatir.
Kasus pembunuhan Engeline, yang diharapkan sebagai ujung tombak berakhirnya kekerasan tersebut, nampaknya tidak benar-benar berakhir.
Baru-baru ini, Agus Darmawan alias AD (39), tega melakukan perbuatan keji terhadap bocah 9 tahun bernama PNF alias Eneng.
Pelaku mencabuli dan membunuh anak perempuan tersebut di depan warung pelaku, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2015) lalu.
(BACA JUGA: Buah Hati Peniru Ulung, Bagaimana Bila Salah Menirukan? Ini Tipsnya)
Dari keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti, korban dipanggil pelaku di depan warung, saat pulang sekolah di SDN 05 Pagi Kalideres.
Setelah masuk warungnya, pelaku membekap mulut korban menggunakan kaos kaki dan diikat kabel charger handphone.
Kemudian pelaku mengikat kaki dan tangan korban menggunakan kabel charger handphone.

“Pelaku membuka secara paksa baju, rok, dan celana korban. Pelaku melakukan pelecehan seksual di sana,” tutur Krishna di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (10/10/2015). Selengkapnya.
Kasus ini membawa duka mendalam bagi keluarga Eneng, terlebih orangtua yang memiliki buah hati di seluruh Indonesia.
Kasus serupa ini pun belum berhenti.
Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, kembali menjadi bencana bagi seorang bocah 10 tahun berinisial H.
(BACA JUGA: Cara Mudah Orangtua Karir Meluangkan Waktu Untuk Anak)
Siswa kelas empat sebuah sekolah dasar (SD) di wilayah Denpasar Selatan, Bali, dibekap oleh seorang pria tak dikenal, Kamis (8/10/2015), sekitar pukul 10.30 Wita, saat berangkat ke sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anak_20151012_122940.jpg)