Peduli Kanker Payudara, Garda Medika Edukasi Masyarakat Bali Lakukan SADARI
Garda Medika yang merupakan asuransi kesehatan dari Asuransi Astra men-support Lovepink sejak tiga tahun lalu, dan tahun ini mengadakan roadshow
Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Baginya, dukungan dari keluarga memang penting. Tapi mendapatkan dukungan dari sesama yang merasakan kanker, sangat berbeda.
“Saya mendapat tip dari yang paling sederhana, jika bulu mata rontok pakai bulu mata palsu aja, sampai tip berguna, agar tidak mual saat kemoterapi, jangan makan yang terlalu gurih,” urainya.
Ia menyadari pentingnya mendeteksi dini kanker payudara.
“Penting SADARI, periksa payudara sendiri sehingga bisa mendeteksi dini kanker payudara agar penyembuhannya lebih mudah,” ungkapnya.
Menurutnya, kanker bukan akhir segalanya. Ia berusaha untuk tidak stres dan melakukan pola hidup sehat.
Berbeda dengan Sari, pengalaman Tuty pertama kali mengetahui ada benjolan karena merasakan sakit pada payudara.
Saat itulah ia baru melakukan SADARI dan menyadari ada benjolan pada payudara. Ia tidak berlama-lama dengan benjolan itu, dan langsung memeriksakannya ke dokter.
Setelah itu langsung memutuskan melakukan mastektomi dan menjalani 12 kali kemoterapi, tanpa perlu radiasi.
Menurutnya, kanker mengubah pola hidupnya, menjadi lebih peduli dengan pola hidup sehat.
Melalui roadshow Garda Medika Octobreast, masyarakat Bali semakin peduli dan mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga untuk menjaga kesehatan payudara.
Di akhir acara dibagikan gelang berwarna pink sebagai gerakan peduli kanker payudara. Diharapkan peserta ini akan menjadi virus yang menyebarkan pentingnya melakukan SADARI. Sehingga masyarakat Indonesia semakin sehat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/seminar-kanker_20151028_234059.jpg)
