TV Online Tribun Bali
VIDEO: Lestarikan Budaya Bali, Punglik Gelar Lomba Ngelawar
Pria yang akrab dipanggil Punglik ini menyampaikan, lomba parade budaya ini diadakan guna melestarikan adat dan budaya Bali yakni ngelawar.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Kander Turnip
TRIBUN-BALI.com, DENPASAR – Puluhan warga Kota Denpasar perwakilan tiap Kecamatan Kota Denpasar berkumpul di rumah Nyoman Sudiantara, Rabu (28/10/2015) malam.
Lengkap memakai pakaian adat Bali, mereka membawa wadah besar guna menampilkan hasil lawar mereka.
Malam itu, Nyoman Sudiantara yang menjadi pelopor lomba ngelawar sekaligus tokoh politik mengadakan lomba ngelawar se-Kota Denpasar.
Pria yang akrab dipanggil Punglik ini menyampaikan, lomba parade budaya ini diadakan guna melestarikan adat dan budaya Bali yakni ngelawar (memasak beramai-ramai).
“Ngelawar bagi orang Bali atau orang Hindu itu merupakan kultur yang turun temurun sudah ratusan tahun. Dan kita melestarikan karena mungkin sudah dari kecil tahu cara ngelawar dan rasa lawar tersebut, ” kata Punglik.
Sementara itu, hadir dan sekaligus menjadi juri lomba tersebut yakni IGN Jaya Negara.
Jaya Negara sangat mengapresiasi lomba yang diadakan oleh Nyoman Sudiantara ini.
Lomba ngelawar yang diwakili dari Denpasar Barat, Denpasar Timur, Denpasar Utara dan Denpasar Selatan ini semuanya mendapatkan nilai 9 semua.
Ini disampaikan para juri lomba karena semuanya rasa, tampilan dan cara membuatnya bagus semua.
Acara pun dilanjutkan dengan makan malam bersama dengan menu lawar
yang dilombakan. (*)