Pencarian Bocah 3 Tahun di Singaraja, Ternyata Tewas di Kolam Belakang Rumah
Berbekal sebuah tongkat kayu, ia meraba-raba dasar kolam dan tongkatnya itu menyentuh sesuatu yang diduga kuat tubuh anaknya.
Penulis: Lugas Wicaksono | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Suasana duka menyelimuti kediaman Haji Muhammad Rahmad Albaiji (60) di Jalak Putih III gang 2, Kelurahan Banyuasri Singaraja, Bali, Kamis (26/11/2015).
Sejumlah kerabat dan tetangga berkumpul di rumahnya untuk berbelasungkawa.
Cucu Albaiji, Aldi Alfiansyah (2), tewas setelah tercebur di dalam kolam ikan lele belakang rumahnya.
Korban sudah ditemukan tenggelam di dasar kolam.
Saat itu, sekitar pukul 14.30 Wita, Aldi diajak kakaknya, Ferry Firmansyah (9), membeli jajan di warung dekat rumahnya.
Namun, saat pulang ke rumah, Ferry hanya pulang seorang diri.
Ayahnya, Amir Mahmud (30) sempat menanyakan keberadaan adiknya itu.
Namun Ferry menjawab tidak mengetahui keberadaan adiknya.
Ia menjawab adiknya ketika itu sudah tidak ada ketika berjalan pulang ke rumah.
Amir dan istrinya, Dewi Mulyati (29) cemas mengetahui anaknya tidak pulang ke rumah.
Mengingat anak keduanya itu masih balita dan tidak seharusnya dibiarkan seorang diri.
Amir dan Mulyati kemudian berusaha mencari anaknya itu di sekitar rumahnya.
Namun tidak kunjung menemukannya.
Mereka juga meminta bantuan tetangga di sekitar rumahnya.
Setelah satu jam pencarian tidak kunjung ditemukan, Mulyati memiliki perasaan kuat jika anaknya itu tercebur dan berada di dasar kolam ikan lele.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat-bayi_20151127_101341.jpg)