Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Waspada! Pengedar Besar Narkoba Serbu Bali Jelang Perayaan Tahun Baru

BNN RI memprediksi adanya pengedar-pengedar berskala besar yang bakal masuk sebelum perayaan tahun baru mendatang.

Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - BNN RI mewarning agar mewaspadai peredaran narkoba di pergantian tahun, termasuk di Bali.

BNN RI memprediksi adanya pengedar-pengedar berskala besar yang bakal masuk sebelum perayaan tahun baru mendatang.

"Bahkan, jika dihitung secara sekala nasional, prediksi masuknya pengedar-pengedar berskala besar akan masuk sebelum perayaan tahun baru mendatang," ujar Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Slamet Pribadi di acara Bali Meeting on Asean Senior Official on Drug Matters (ASOD) di Hotel Inaya, Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (2/12/2015).

Ia juga mengingatkan, bahwa saat ini sebanyak 66.785 jiwa dari 3 juta jiwa warga Bali disinyalir memakai narkoba.

Sebanyak 60 persennya merupakan usia produktif, yakni umur 20-40 tahun, dan 15 persen atau urutan ketiga adalah kalangan remaja yakni pelajar, dan mahasiswa.

Menurutnya, kalau diprosentase ada 2,22 persen penduduk di Bali menggunakan narkotika pada 2014 lalu.

Padahal, secara tren angka serta tahunnya, angka pemakai narkoba cenderung naik.

"Tapi kita harus mengitung dari perbandingan total penduduk yang peningkatannya juga tajam, supaya data peningkatan pemakai bisa singkron dengan ‎data jumlah penduduk," ujarnya.

Menurut Slamet Pribadi, Bali berada di peringkat 8 secara nasional ini harus bisa membuat terobosan untuk mengantisipasi pemakai terus meningkat.

Bahkan, dengan kondisi minimnya tempat rehabilitasi dan ruang perawatan secara medis.

Pelaku penyalahgunaan narkoba justru lebih sering dilimpahkan ke pengadilan.

Alhasil, jika secara fisik dan mental sakit, maka saat masuk penjara justru berindikasi penyakitnya semakin parah.

Dari data yang ada, lanjutnya, pemakai narkoba terbesar merupakan narkoba jenis ganja.

Selanjutnya pemakaian sabu-sabu, dan ekstasi.

Sedang Kepala BNN Provinsi Bali, Putu Suastawa mengatakan, persentase pengguna narkoba di kalangan pelajar, remaja, dan mahasiswa di Bali menempati urutan ketiga dengan persentase 15 persen.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved