Ini Tarif Baru Parkir Motor di Bandara Ngurah Rai, Motor 1 Jam Rp 1.000
Pemberlakuan tarif baru ini sudah disosialisasikan kepada Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara, dan seluruh jajaran yang ada.
Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tarif parkir motor di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali per 1 Januari 2016 akan berlaku sistem tarif parkir baru.
Parkir baru nantinya tak lagi menggunakan sistem flat, tetapi hitungan perjam.
"Kalau dulu itu cepat atau lama tarifnya sama, dan ternyata disalahgunakan sebagai tempat penitipan sepeda motor dari yang berhari-hari sampai sebulan lebih. Padahal yang parkir para pegawai cukup banyak dan wisatawan atau warga menjemput juga banyak. Sampai-sampai penuh tempat parkirnya," ujar Advertise and Landside Services Manager Ngurah Rai Commercial SBU Bali, Pramudyo E Yunianto kepada Tribun Bali, Minggu (20/12/2015).
Jika sistem tarif lama, yakni parkir motor cepat atau lama hanya membayar Rp 1.500, mulai Januari 2016 nanti diubah menjadi Rp 2.000 pada 12 jam pertama.
Kemudian dikenai penambahan bea secara bertahap dan akumulatif yakni Rp 1.000 per jam pasca 12 jam pertama.
Pram mengaku, pemberlakuan tarif baru ini sudah disosialisasikan kepada Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara, dan seluruh jajaran yang ada.
Sehingga, apabila terdapat pekerja bandara atau pihak tertentu kurang setuju dengan sistem ini, menurut Pram, dikarenakan pihaknya belum memahami perkembangan dan sistem parkir yang ada di bandara tersebut.
Bahkan, guna memberikan keuntungan buat para pegawai bandara, SBU memberikan keringanan bea parkir dengan bea akumulasi 21 dan 22 hari, dan juga akumulasi bea dengan hitungan tahun yang jatuhnya hanya membayar 11 bulan saja.
"Sosialisasi secara simultan sudah kami lakukan pertama Dispenda Badung, terus YLKI Bali, dan Bali Tourism Board, rekomendasi YLKI serta Business Partner, sampai internal perusahaan. Pada dasarnya peningkatan tarif ini hanya semata-mata usaha kami dalam meningkatkan pelayanan dan cost recovery saja," ujarnya.
Selain itu, menurut Pram, dalam pemberlakuan tarif baru tersebut, SBU akan meningkatkan pelayanan antara lain yakni pemasangan alat PGS (Parking Guidance System) di gedung parkir mobil.
Jika sesuai target di Januari 2016 ini, maka SBU Ngurah Rai merupakan bandara di Indonesia yang pertama kali menggunakan fasilitas tersebut.
Selain itu, parkir juga akan diberikan asuransi parkir, system RFID, gate barrier, CCTV, parkir premium, SDM, dan faktor pelayanan lainnya.
Ditambahkan Pram, untuk kapasitas dan penggunaan rata-rata parkir saat ini sudah masuk pada kategori memadai. Sebab, dari kapsitas parkir motor 3.000, yang parkir 5.000 per hari.
Sementara dari kapasitas parkir mobil 1.500 unit, yang parkir 25.000 per hari.
Rencana perubahan sistem tarif parkir motor di Bandara Ngurah Rai ternyata belum diketahui sejumlah pegawai dan pengunjung bandara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/parkir-bandara_20151221_122310.jpg)