Inspirasi
Pejudo Harus Hindari Makan Mie Instan dan Main Timezone
Di sela-sela waktu luangnya, Anny kerap pergi ke timezone atau mengikuti permainan yang dapat memacu adrenalin.
Penulis: Ni Ketut Sudiani | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ni Kadek Anny Pandini, adalah perempuan berpangkat Serda (K), TNI-AD.
Ia berulang kali menyabet emas dalam berbagai ajang perlombaan, baik tingkat nasional maupun internasional.
Satu hal yang ditanamkan dalamnya yang membuat Anny semakin hari kian berprestasi adalah ia meyakini dipuji karena cantik itu memang menyenangkan.
Tapi dipuji karena berprestasi itu jauh lebih membanggakan, terutama membanggakan keluarga.
Anny mengaku selama ini mendapat perhatian dan apresiasi yang bagus dari pemerintah, khususnya KONI Tabanan.
(Serda Kadek Anny Ini Sangar dan Cantik, Langganan Emas di Ajang Judo)
Anny sempat pula membagikan rahasia caranya berlatih selama ini.
Sebagaimana seorang murid belajar di kelas, jadwal berlatihnya pun terus menerus dari Senin hingga Sabtu.
Dalam sehari pun ia berlatih sampai empat kali.
“Tapi kalau Jumat hanya tiga kali dan Sabtu hanya satu kali saja. Pokoknya harus disiplin. Selama latihan mesti fokus. Jadi ya mesti pantang menyerah dan kita harus selalu maksimal dengan apapun yang dikerjakan,” ungkap Anny yang suka membaca komik, main games, dan mengikuti berita yang sedang trend.
Di sela-sela waktu luangnya, Anny kerap pergi ke timezone atau mengikuti permainan yang dapat memacu adrenalin.

Ni Kadek Anny Pandini (Paling kanan). (Istimewa untuk Tribun Bali)
“Kalau sudah teriak-teriak, kan penatnya jadi hilang..hehe. Begitu juga dengan pola makan. Saya sangat dilarang makan mie instan oleh pelatih,” guraunya.
Anny tidak berani sekali pun mencoba bermain-main saat latihan.
Ia menyampaikan, jika saatnya istirahat, ia akan istirahat.
Untuk menjaga stamina tubuh, Anny juga mengkonsumsi vitamin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anny_20160110_135926.jpg)