8 Lokasi di Klungkung Ini Bakal Dijadikan Obyek Wisata ‘City Tour’
Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, di tahun 2016 ini akan mulai menggarap konsep city tour.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Yudistirani
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA – Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, di tahun 2016 ini akan mulai menggarap konsep city tour.
Hal ini untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Semarapura.
Pemkab gencar melakukan pembangunan fisik untuk menciptakan branding Kota Semarapura sebagai city tour atau wisata keliling kota.
Terdapat program city tour yaitu delapan tempat yang bakal dijadikan objek.
(Kerthagosa di Kota Klungkung Bali Ini Jadi Obyek Wisata, Sudah Pernah ke Sini?)
Adalah Pasar Senggol atau Terminal Senggol, Monumen Puputan Klungkung, Kantor Bupati Klungkung, Puri Klungkung, Lapangan Puputan, Museum Semarajaya, Kerthagosa, dan Pasar Seni Kota Semarapura.
Kunjungan wisatawan ke Kota Klungkung nanti akan dibuatkan alur perjalanan.
Seperti bus kunjungan di Terminal Senggol.
Kemudian dari terminal, wisatawan akan diarahkan ke Monumen Puputan Klungkung, Kantor Bupati Klungkung, selanjutnya ke Puri Klungkung, Lapangan Puputan, Museum Semarajaya, Kerthagosa, dan ke Pasar Seni Kota Semarapura sebagai tempat kuliner hingga penjualan aneka ragam oleh-oleh khas Klungkung.
Terakhir para wisatawan akan kembali ke terminal melalui Gedung BPD lama.
(Klungkung Target Asing Tanam Modal 5 Miliar Dolar AS Tahun 2016)
Pemkab mengalokasikan anggaran hingga Rp 6 miliar lebih untuk merealisasikan kota Semarapura menjadi city tour.
“Untuk menghidupkan city tour ini, selain wisman yang menjadi target kunjungan, Pemkab Klungkung juga akan memberdayakan para siswa di Klungkung untuk memanfaatkan city tour sebagai tempat wisata sambil belajar mereka di bidang seni, budaya, dan sejarah,” jelas Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta belum lama ini. (*)
City Tour ala Klungkung
Wilayah: Kabupaten Klungkung