ATM Sampah Kreneng Kebanggaan Pemkot Denpasar Rusak Sudah Dua Pekan
Di lokasi yang biasanya terdapat ATM Sampah di Pasar ini, sekarang hanya tampak sebuah pengumuman yang bertuliskan mesin sedang di service.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mesin ATM Sampah yang menjadi kebanggaan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali ternyata sudah rusak sejak dua pekan lalu.
Di lokasi yang biasanya terdapat ATM Sampah di Pasar ini, sekarang hanya tampak sebuah pengumuman yang bertuliskan mesin sedang di service.
"Sudah lama. Kalau tidak salah sejak dua mingggu lalu," kata Made Limas, salah satu pedagang di lantai dua Pasar Kreneng ini kepada Tribun Bali, Kamis (21/1/2016) siang.
Pantauan Tribun Bali, terlihat sebuah kampil berwarna putih berisikan tumpukan botol-botol bekas.
Sampah botol tersebut, kata Limas, karena ada warga yang hendak menukarkan sampahnya dengan uang, tapi karena mesin tidak ada, warga tersebut kemudian meletakkan di sekitar lokasi yang biasanya terdalat sebuah ATM Sampah.
"Itu ada yang bawa kemarin. Mesinnya belum selesai dibenahi ya ditaruh disana," katanya.
Di kertas putih yang digunakan untuk mengumumkan ATM sampah sedang rusak, tertulis bahwa penukaran tetap dilakukan secara manual. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/atm-sampah_20160121_135219.jpg)