Melarat di Pulau Surga

Nenek Bami di Buleleng Ini Andalkan Bantuan Tetangga Menyambung Hidup

Selama ini untuk menyambung hidup sehari-hari, ia hanya mengandalkan belas kasihan dari tetangganya.

Nenek Bami di Buleleng Ini Andalkan Bantuan Tetangga Menyambung Hidup
Humas Pemprov Bali
Pemprov Bali membantu nenek Bami di Buleleng, Selasa (16/2/2016). 

TRIBUN-BALI.com, SINGARAJA - Pemberitaan tentang kehidupan salah satu warga miskin yaitu Nenek Kopang Merta Bami (51) asal Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Buleleng, Bali, yang diberitakan media cetak mengundang keprihatinan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang kemudian mengutus Tim dari Biro Humas Setda Provinsi Bali untuk menyambangi langsung kediamannya, Selasa (16/2/2016).

Nenek yang yang akrab disapa Nenek Bami tersebut, tinggal seorang diri dalam kondisi yang memprihatinkan di gubuk reot dan tidak layak huni.

Dengan kondisi fisik dan kesehatan Nenek Bami yang kurang baik, ia sudah tidak bisa melakukan pekerjaan.

Selama ini untuk menyambung hidup sehari-hari, ia hanya mengandalkan belas kasihan dari tetangganya.

“Tubuh saya sudah tidak mampu lagi untuk bekerja, jalan saja sangat sulit. Saya hanya mengandalkan bantuan tetangga untuk menyambung hidup sehari-hari,” ungkapnya lirih.

Dalam penuturannya, pada siang hari Nenek Bami selalu merasa kepanasan, dan basah kuyup ketika hujan turun karena kondisi rumah yang tidak memadai.

Oleh karenanya, Nenek Bami sangat mengharapkan bantuan bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Bali, mengingat gubuk yang dimilikinya saat ini berada di atas tanah warisan dari keluarganya.

Sementara itu, Lurah Sukasada, Ketut Pinindra mengatakan, Nenek Bami merupakan salah satu warganya yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Pihak kelurahan sampai saat ini sudah berusaha mengusulkan Nenek Bami mendapatkan bedah rumah, namun karena masih memiliki masalah keluarga yang berkaitan dengan tanah warisan maka sampai saat ini belum bisa diproses lebih lanjut.

Oleh karena itu, untuk langkah selanjutnya pihaknya akan berusaha melakukan negosiasi dengan keluarga Nenek Bami, agar dapat dikeluarkan surat pernyataan tentang kepemilikan tanah tersebut.

Halaman
12
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved