Ini Kesempatan Pendaftaran Calon Akmil bagi Pemuda Pemudi Bali, NTB, dan NTT
"Proses ini tidak dipungut biaya apapun, dan terbebas dari bau KKN. Pendaftaran dibuka secara online di http://rekrutmen-tni.mil.id," ujarnya
Penulis: imam hidayat | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapendam IX/Udayana, Letkol Inf Hotman Hutahaean memastikan proses seleksi penerimaan penerimaan pendidikan calon Taruna/Taruni Akmil 2016 tidak dipungut biaya apapun.
Dia menyatakan, pendaftaran dibuka secara online mulai 1 Maret sampai 4 Mei 2016.
"Proses ini tidak dipungut biaya apapun, dan terbebas dari bau KKN. Pendaftaran dibuka secara online di http://rekrutmen-tni.mil.id," ujarnya, Rabu (16/3/2016).
Ia katakan, selain secara online, keterangan lebih lengkap dapat diperoleh di Kantor Ajendam IX/Udayana, Jalan PB Sudirman, Denpasar, Bali, dan website www.ajendam-ix.mil.id.
"Kodam IX/Udayana memberikan kesempatan kepada pemuda/pemudi di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang berminat mengikuti pendidikan Taruna/Taruni Akademi Militer tahun ajaran 2016," katanya.
Persyaratannya, antara lain WNI, bukan prajurit/mantan prajurit TNI/Polri ataupun PNS TNI, berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama pada tanggal 1 Agustus 2016.
Selain itu, memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 165 Cm untuk pria dan 160 Cm untuk wanita, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
Adapun ketentuan lain yang harus dipedomani adalah memiliki ijazah SMA/MA Program IPA dengan ketentuan nilai NEM/UAN, untuk lulusan Tahun 2011, lulus UN dengan nilai rata-rata tidak kurang dari 7 dan tidak ada mata pelajaran dengan nilai di bawah 6 (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah).
Lulusan tahun 2012, lulus UN dengan nilai rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 7,25 dan tidak ada nilai 6 di dalam kolom nilai akhir.
Lulusan tahun 2013, lulus UN dengan nilai akhir rata-rata (gabungan nilai UN dan ujian sekolah) minimal 6,87.
Lulusan tahun 2014, lulus UN dengan nilai akhir rata-rata (gabungan nilai UN dan nilai ujian sekolah) minimal 6,25. Lulusan tahun 2015, lulus UN dengan nilai akhir rata-rata minimal 6,00 dan tidak ada nilai mata pelajaran di bawah 40,00 di dalam kolom nilai UN.
"Sementara untuk lulusan tahun 2016 akan ditentukan kemudian," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-akmil_20160317_101100.jpg)