Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ratusan Anak TK di Denpasar Kumpulkan 20 Kg Sampah Dalam Waktu 30 Menit

Bocah-bocah TK ini bergandengan tangan dengan ibu mereka masing-masing.

Editor: Irma Yudistirani
Tribun Bali/ I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Ratusan Siswa-Siswi TK Cipta Dharma Denpasar membersihkan sampah yang berada di Jalan Badak Agung, Denpasar, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Angga Putra

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bocah-bocah TK ini bergandengan tangan dengan ibu mereka masing-masing.

Setelah itu mereka memunguti sampah yang berserakan di jalanan.

Sambil bergurau dengan sesama teman, 215 siswa taman kanak-kanak (TK) Cipta Dharma Denpasar menyusuri jalan Jalan Badak Agung, Denpasar, Bali.

Sambil jalan, mereka memungut sampah, dalam 30 menit bocah-bocah ini mengumpulkan 20 kg sampah

Keceriaan terpancar dari wajah mereka.

Sesekali mereka bersenda gurau sambil memainkan tas plastik yang mereka bawa.

Sesaat kemudian, atas arahan ketua panitia, seluruh siswa dibagi dua kelompok.

Mereka bergandengan tangan dengan ibu mereka masing-masing.

Seketika mereka mendapati sampah dedaunan atau sampah bekas makanan di depannya, tanpa rasa jijik dimasukkannya sampah-sampah tersebut ke dalam dua plastik berbeda.

Suasana di sekitar Jalan Badak Agung riuh karenanya.

Di sepanjang perjalanan memunguti sampah, mereka masih asik bercanda satu sama lain.

Setelah menghabiskan waktu selama 30 menit menyusuri Jalan Badak Agung, dua kelompok itu pun tiba kembali di halaman sekolah.

Sampah-sampah yang mereka ambil di sepanjang jalan kemudian dikumpulkan.

Ada sekitar 20 kilogram (kg) sampah yang berhasil dikumpulkan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disikpora) Kota Denpasar, I Wayan Sukana, mengatakan kegiatan bersih lingkungan ini seiring sejalan dengan Program Clean and Green yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Denpasar.

Menurut Sukana, siswa sejak usia belia harus diajarkan untuk cerdas dan paham bagaimana menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Ketua Yayasan Cipta Dharma, dr Bagus, mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk pelajaran yang diberikan kepada siswa-siswi selain pelajaran reguler di sekolah.

Melalui kegiatan ini pihak sekolah ingin mengenalkan sejak dini arti penting kebersihan.

"Kita sangat bangga terhadap siswa-siswi ini, sebab mereka peduli terhadap lingkungan. Masih banyak kita temui bahkan orang dewasa sampai saat ini ada yang membuang sampah melalui kaca jendela mobil," ujarnya.

Seluruh sampah yang telah terkumpul kemudian diangkut oleh petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar.

Acara ini dihadiri pula ibu wakil bunda PAUD Kota Denpasar, Sagung Antari Jayanegara dan Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved