Anggota Parlemen India Kagum dengan Bali, Ini yang Mereka Lakukan
Di Bali, meskipun 80 persen penduduknya beragama Hindu, namun banyak juga terdapat masyarakat dengan keyakinan yang berbeda.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mempromosikan pariwisata dan kesenian Pulau Dewata kepada delapan anggota parlemen India yang berkunjung ke Bali, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (18/4/2016).
Kepada anggota parlemen yang dipimpin oleh Ravi Prakash Verma MP dari Partai Rajya Sabha tersebut, Pastika membeberkan beberapa event internasional kelas dunia yang berhasil dihelat di Bali.
Dalam kurun beberapa tahun terakhir ini, menurutnya, Bali telah menjadi tuan rumah event berskala internasional, seperti Bali Democracy Forum, pertemuan tingkat menteri dalam bidang energi, ekonomi, hingga pertemuan tingkat kepala negara KTT APEC juga dipercayakan digelar di Bali.
“Hingga acara Miss World pun diadakan di Bali. Ini membuktikan bahwa Bali sudah makin diperhitungkan di kancah internasional,” bebernya.
Pastika menambahkan, Bali sebagai pulau kecil di Indonesia, hingga saat ini banyak memiliki julukan.
Mulai dari the Island of Gods, the Island of Paradise, the Island of Love dan the Island of Tolerance.
Khusus untuk julukan terakhir, orang nomor satu di Bali ini mengakui bahwa sampai saat ini Bali masih menjadi role model dalam hal toleransi dan kerukunan umat beragama.
Di Bali, meskipun 80 persen penduduknya beragama Hindu, namun banyak juga terdapat masyarakat dengan keyakinan yang berbeda.
Meskipun begitu, dia menjelaskan hampir tidak ada gesekan agama terjadi di sini, sehingga banyak daerah lain yang ingin belajar ke sini.
Selain itu, kerukunan yang terjalin selama ini juga memberikan dampak suasana yang kondusif, dan secara tidak langsung telah menopang kehidupan pariwisata Bali.
“Kami di Bali hidup dari pariwisata. Jadi keamanan dan kenyamanan adalah syarat utama. Maka dari itu kami benar-benar jaga kondisi di sini,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Pastika juga menjelaskan berbagai tradisi dan adat Bali yang banyak diadopsi dari India.
Seperti agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat merupakan proses asimilasi dari India.
Selain itu, yoga dan meditasi juga semakin digandrungi oleh masyarakat, hingga tidak sedikit mendatangkan guru dari India.
Ke depan Pastika berharap, kerja sama antara Indonesia, khususnya Bali, dengan India semakin terjalin, mengingat latar belakang kebudayaan kita hampir sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gubernur-bali-saat-menerima-anggota-parlemen-india_20160418_223627.jpg)