Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

VIDEO: Abu Sayyaf Bunuh Sandera Kanada Robert Hall, Kepala Manusia Ditemukan di Jolo

Robert Hall tewas pada hari Senin setelah batas waktu pembayaran tebusan berakhir.

TRIBUN-BLAI.COM – Seorang warga Kanada yang diculik oleh kelompok Islam Abu Sayyaf di Filipina telah tewas.

Robert Hall diculik pada bulan September bersama tiga sandera lainnya dari Kanada, Filipina, dan Norwegia.

Robert Hall tewas pada hari Senin setelah batas waktu pembayaran tebusan berakhir.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau dikutip dari news.com.au, Selasa (14/6/2016) mengatakan, dia memiliki alasan untuk meyakini bahwa satu warganya yang diculik hampir sembilan bulan yang lalu telah tewas.

(Sadis, Satu Lagi Warga Kanada Robert Hall Telah Dipenggal Abu Sayyaf)
Anggota penculikan dengan meminta uang tebusan, Abu Sayyaf sebelumnya mengatakan mereka akan membunuh Robert Hall jika mereka tidak menerima 300 juta peso ($ 8.800.000) tebusan, Senin.

Hall adalah satu di antara empat orang yang diculik pada bulan September tahun lalu dari kapal yacht di sebuah resor wisata di Pulau Samal, Filipina Selatan.

"Dengan kesedihan yang mendalam, saya punya alasan untuk percaya bahwa seorang warga negara Kanada, Robert Hall yang disandera di Filipina sejak 21 September 2015 lalu, telah dibunuh oleh para penculiknya," kata Trudeau dalam pidatonya yang ditayangkan sebuah televisi nasional.

"Kami terus bekerja sama dengan pihak berwenang di Filipina untuk secara resmi mengkonfirmasi kematian Hall," kata Trudeau.

Bendera Kanada diturunkan menjadi setengah tiang untuk menghormati Hall.

"Tindakan kejam dan brutal para penyandera telah menyebabkan kematian. Kanada menganggap kelompok teroris yang menyandera ini bertanggung jawab penuh atas pembunuhan berdarah dingin dan tidak masuk akal ini," kata Trudeau.

Setelah laporan resmi Trudeau, pihak berwenang Filipina mengatakan Senin kemarin mereka menemukan kepala manusia di Kubu Abu Sayyaf, Pulau Jolo.

"Ya kita menemukan orang Kaukasus... Sepertinya Robert Hall," kata juru bicara militer regional Mayor Filemon Tan kepada AFP, menambahkan penyidik ​​polisi sekarang berusaha untuk mencari identitas orang tersebut. (news.com.au)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved