Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dihadapan Dubes, Megawati: Kita Masih Punya Tanaman Langka yang Dilindungi

Puluhan Dubes negara sahabat yang diundang oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI), yang diketuai Megawati

Penulis: I Made Argawa | Editor: Irma Yudistirani
Tribun Bali/ I Made Argawa
Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri menanam pohon di Kebun Raya Eka Karya Bali, Tabanan, Bali, pada Sabtu, (6/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Puluhan Dubes negara sahabat yang diundang oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI), yang diketuai Megawati mengharapkan dapat membangun kerjasama internasional untuk melaksanakan keberlanjutan kesejahteraan dunia, melalui perhatian bersama terhadap lingkungan dan kebun raya pada umumnya.

Di antara Dubes yang hadir adalah Dubes Lebanon, Myanmar, India, dan Laos.

Megawati menjelaskan, Indonesia negara terbesar kedua di dunia dari Brazilia untuk kekayaan plasma nutfah tanaman, sangat perlu memberikan perhatian terhadap tanaman endemic.

Pemandangan Tak Biasa, Ini yang Terjadi Saat Megawati dan Para Dubes ke Bedugul

Dia pun mengatakan, hal ini haruslah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian kekayaan alam berupa tanaman langka, sekaligus untuk antisipasi akibat global warning dan bencana alam.

"Untuk ke depan masalah lingkungan di Indonesia harus diprioritaskan untuk menghindari adanya pemanasan bumi," ujarnya.

Ia pun menambahkan, saat ini setiap daerah sudah mulai minat untuk membuat kebun.

Hal ini sangat perlu karena ada banyak fungsinya seperti konservasi, penelitian, eksplorasi, pendidikan dan rekreasi.

"Saya rasa kalau sudah seperti ini keadaan lingkungan akan menjadi harmonis," tambahnya. Selain adanya penanaman pohon, para Dubes diajak untuk mengelilingi Kebun Raya Eka Karya sekaligus menikmati kebudayaan Bali yang sudah dikenal di dunia pariwisata.

Kepala Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Bayu Ajie mengatakan, memang setiap periode YKRI mengundang Dubes dari negara sahabat supaya ada apresiasi terhadap lingkungan dan kekayaan keanekaragaman hayati Indonessia.

”Ini tujuan menjalin persahabatan antar-negara," ujarnya.

Disamping itu, juga untuk menginformasikan terhadap Dubes negara lain, bahwa Indonesia punya kebun raya, dan masih sangat peduli terhadap lingkungan.

"Contohnya kita kan masih punya tanaman-tanaman langka yang masih dilindungi," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved