Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Konsultasi Psikiater

Bimbang Pilih Cowok Luar Bali Atau Cowok Sama Kasta? Sabar, Ini Solusinya

Konsultasi Psikiater oleh: Prof Dr Luh Ketut Suryani, SKj. Pembaca bisa mengirimkan pertanyaan ke email: redaksi.tribunbali@gmail.com/ 081337681001

Tayang:
Editor: Irma Yudistirani
Net
Ilustrasi bimbang memilih dua pilihan. 

Sehingga tidak salah kalau anda akan terlena dengan potongan lirik “walau sejenak bertemu, hanya sekilas memandang, cukup memberi kenangan indah dan syahdu… ku ingin hidup seribu tahun lagi”.

Cinta itu misteri untuk sebagian orang, sehingga tidak bisa menebak kapan akan jatuh cinta. Bahkan tidak jarang seperti pengalaman anda tidak tahu dengan siapa akan jatuh cinta.

Tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama, terkadang cinta tumbuh perlahan karena kedekatan atau karena merasakan kebaikan.

Cinta yang datang tidak selalu harus diperturutkan. Sebab meskipun cinta bisa datang tanpa diminta, manusia diberikan pilihan untuk meredam atau memupuknya.

Permasalahan mulai muncul ketika dasar-dasar pemahaman anda akan kehidupan serta pendidikan yang diberikan oleh orangtua anda sejak dini mulai mendapatkan tantangan.

Apa yang anda rasakan begitu lengkap dari pacar anda dengan segala perbedaannya, mulai anda rasakan menemukan ganjalan sehingga beberapa kali anda terpaksa memutuskan hubungan anda secara sepihak.

Namun yang menarik justru cara dia dan tidak pernah mengiyakan serta pernyataan bahwa perbedaan itu indah dari pacar anda membuat anda menjadi bimbang dan menarik kembali keputusan yang telah anda ambil.

Tantangan pun menjadi semakin berat ketika perbedaan itu tidak hanya dibenturkan kepada diri anda, namun kepada orang terdekat anda yaitu ayah dan ibu.

Orangtua yang mendidik dan membesarkan anda serta menanamkan pemahaman budaya paling dasar, menjadi paling merasakan benturan tersebut hingga menyatakan tidak akan pernah bahagia jika anda meneruskan hubungan dengan pacar anda.

Mereka sudah lebih dulu merasakan asam dan garam kehidupan cinta ini sehingga tidak ingin melihat anaknya harus berjuang menghadapi risiko perbedaan budaya, agama, kebiasaan dan keluarga.

Mereka mempunyai pertimbangan tertentu bagaimana nantinya agar anaknya bisa bahagia. Sekarang tergantung anda sendiri, apakah anda merasa sepaham dengan pendapat orang tua anda atau tidak.

Di tengah impitan permasalahan dan tantangan yang anda hadapi, kebimbangan pun mulai menyelimuti anda kembali ketika ada laki-laki yang sesuai dengan harapan orangtua menyukai dan menaruh hati pada anda.

Tekanan dari orangtua seolah anda rasakan berkurang karena anda merasa akan mampu membahagiakan mereka dengan pilihan yang kini hadir di depan anda. Beban pun sesaat menjadi hilang karena anda punya pilihan lain.

Akan tetapi kebimbangan dalam diri anda menjadi sangat mengganggu ketika pacar anda tetap gigih dan ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih serius.

Anda pun menjadi merasa dihadapkan kepada dua pilihan yang terlihat sama-sama berat untuk dibuang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved