Usulan Indonesia Disetujui dalam Sidang DGICM ke-20 di Bali

Forum tahunan itu ditutup oleh Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie

Usulan Indonesia Disetujui dalam Sidang DGICM ke-20 di Bali
Humas Pemprov Bali
Pertemuan Dirjen Imigrasi se-ASEAN di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Badung, Bali, Rabu (21/9/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA- Pertemuan ke-20 DGICM (The Twentieth ASEAN Directors - General Of Immigration Department  and Heads Of Consular Affairs Divisions Of Ministries Of Foreign Affairs) dan The Twelfth  DGICM + Australia Consultation (12th DGICM + Australia) yang diselenggarakan di Bali sejak tanggal 21–22 September 2016  telah berakhir pada Kamis (22/9/2016).

Forum tahunan ini ditutup oleh Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie.

Pada pertemuan tahun ini Indonesia menyampaikan target outcome papers sebanyak 4 (empat) hal yang semuanya adalah usulan murni dari delegasi Indonesia yaitu :

1. Kerangka acuan tentang Penyelenggaraan Forum Pertemuan Para Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Utama di Negara ASEAN (ASEAN Heads of Major Immigration Checkpoints Forum – AMICF);

2. Kerangka acuan Pembentukan Ad-Hoc Working Group on ASEAN Common Visa;

3. Pernyataan Bersama Para Direktur Jenderal Imigrasi dan Kepala Konsuler tentang Kerjasama Regional Pencegahan Pergerakan Pejuang Teroris Asing (Joint Statement on Regional Cooperation on The Prevention of The Movement of Foreign Terrorist Fighters –FTFs);

4. Pembuatan Logo tetap DGICM.

Meskipun pertemuan tidak dihadiri delegasi Myanmar, ada 3 (tiga) hal yang dapat disepakati atas usulan Indonesia tersebut melalui diskusi yang panjang dan akan diadopsi secara Ad Referendum.

Satu usulan Indonesia terkait pembentukan logo tetap DGICM masih memerlukan pembahasan lebih lanjut dalam masa kepemimpinan Indonesia di DGICM.

Usulan dari Indonesia lainnya adalah terkait dengan Work Plan Post 2016 antara ASEAN dengan Australia akan dimasukkan ke dalam kerangka Work Plan DGICM+Australian Consultation Post 2016.

Selanjutnya akan dilaksanakan pertemuan Para Kepala Kantor Tempat Pemeriksaan Imigrasi Utama se ASEAN yang pertama, pertemuan Ad-Hoc Working Group on ASEAN Common Visa yang pertama dan beberapa workshop yang akan dilaksanakan dalam kerangka DGICM – Australia Consultation.

Adapun acara digelar di Kuta Bali dengan harapkan dapat menarik minat para anggota Forum DGICM untuk mengunjungi Pulau Dewata yang merupakan salah satu destinasi wisata andalan Indonesia.

Hal ini karena erat kaitannya antara pariwisata dengan perlintasan orang yang merupakan domain Keimigrasian.(Humas Ditjen Imigrasi)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved