Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Api Sambar Dadong Nengah Ratih Hingga Luka Bakar Parah, Dadong Malang Ini Tinggal Sebatang Kara!

Wajah, dada, dan kedua tangan Dadong Ratih tampak menghitam akibat terkena sambaran api

Penulis: Sarah Vanessa Bona | Editor: Aloisius H Manggol
NET
Ilustrasi korban luka bakar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dadong Nengah Ratih (80) terbaring tak berdaya di IGD RSUP Sanglah ditemani putra bungsunya, Kadek Dapin, dan menantunya. 

Wajah, dada, dan kedua tangan Dadong Ratih tampak menghitam akibat terkena sambaran api tungku saat hendak menghangatkan sayur di Busung Biu Singaraja, Minggu (23/10/2016). 

Kini Dadong Ratih harus mendapatkan perawatan intensif oleh dokter dan perawat karena luka-luka yang dialaminya, Senin (24/10/2016).

Dapin menceritakan ibunya hendak menghangatkan sayur saat sore hari sekitar pukul 18.00 Wita.

Ibu enam anak tersebut menyalakan salah satu tungku namun api tak urung keluar.

Setelah menunggu beberapa lama api tetap tak kunjung muncul sehingga Dadong Ratih pun mencoba untuk menghidupkan tungku lain.

Saat menghidupkan tungku kedua, Dadong Ratih terkejut saat mendapati api besar langsung menyambar wajah, tangan, dan tubuhnya karena saat itu ia sedang duduk menghadap tungku.

Sambaran api dan teriakannya sempat terdengar oleh beberapa tetangga di dekat rumahnya.

Sang dadong pun langsung dilarikan ke RS Santi Graha Singaraja

"Kayaknya ibu saya lupa mematikan tungku yang tidak keluar api. Padahal itu 'kan tetap mengeluarkan gas. Beruntung ada saja orang disana, sama tetangga di kampung langsung dibawa ke rumah sakit," ujar Dapin.

Dapin bersyukur ibunya cepat mendapat pertolongan karena di desa hanya tinggal sendirian saja. 

Meski hidup sendiri, keenam anaknya termasuk Dapin sering berkunjung untuk menengok atau menemani Dadong Ratih.

Setelah sehari berada di RS Santi Graha, Dadong Ratih kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah

Dadong Ratih mengalami sejumlah luka  pada permukaan kulit wajah, kedua tangan, dan perut hingga ke leher. 

"Kulitnya sampai hitam seperti gosong begitu. Luka bakar sih tidak ada, karena faktor usia juga sudah tua," ujar bapak dua anak yang beralamat di Jalan Gelogor Carik Pemogan Denpasar itu.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali, Nenek Ratih masih mendapatkan perawatan intensif.

Hidungnya pun dipasangkan selang oksigen untuk membantu pernafasan sang dadong. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved