Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tegang, PNS Ini Pingsan Dihukum Hormat Bendera oleh Mangku Pastika

Diketahui kemudian, orang yang ditegur Pastika itu adalah pegawai kontrak Pemkot Denpasar bernama Dewa Gede Risky.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali / AA Gde Putu Wahyura
Pastika saat menasehati PNS tidak disiplin didepan ratusan pegawai lainnya di lapangan Renon, Denpasar, Bali, Jumat (28/10/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-88 tingkat Provinsi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Jumat (28/10/2016), awalnya berlangsung biasa saja.

Sebagaimana lazimnya upacara, ada pembacaan pidato (peringatan Sumpah Pemuda), pembacaan doa, pembubaran barisan dan lain-lain.

Baca: PNS yang Dihukum Hormat Bendera Dikenal Rajin Bahkan Siap Apel saat Sakit

Setelah rangkaian kegiatan inti upacara selesai pada pukul 08.35 Wita, pembawa acara (MC) mempersilakan inspektur upacara yang juga Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk kembali ke tempat duduknya.

Tetapi tidak seperti biasanya, Gubernur tak kembali ke tenda tempat dimana ia semula duduk, yang terletak di bagian utara podium upacara.

Pastika turun dari podium upacara dengan berjalan ke arah selatan menuju tempat baris peserta  upacara.

Langkah kakinya cepat, tatapan matanya tajam ke depan.

Hal ini membuat sejumlah staf agak kelabakan.

Bahkan staf Biro Humas Pemprov yang awalnya siaga di utara podium langsung berlari menuju ke arah Gubernur berjalan.

Sesampai di barisan pegawai yang berseragam Linmas warna hijau, Pastika langsung bersuara keras dan ujung jari kanannya menunjuk ke satu orang di antara puluhan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam barisan itu.

Urat di tenggorokannya terlihat bersamaan dengan suara kerasnya memperingatkan seorang pegawai peserta upacara.

“Kamu sini kamu, ke depan kamu. Kamu ini dari tadi kamu baris gak bener, ngerti gak baris? Ngobrol sama sebelahmu, mana sebelahmu suruh ke depan,” tandas Pastika saat menghampiri pegawai tersebut, yang disaksikan ratusan peserta upacara.

Ketika si pegawai itu maju ke depannya, dengan spontan Pastika mengayunkan punggung tangan kanannya ke arah dada si pegawai tersebut, yang membuatnya sedikit membungkuk.

Kemudian orang di sebelah pegawai itu ikut maju.

Diketahui kemudian, orang yang ditegur Pastika itu adalah pegawai kontrak Pemkot Denpasar bernama Dewa Gede Risky.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved