Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Jadi Favorit Wisatawan, Dua Banjar Debat Nama Air Terjun Tegenungan

Nama air terjun Srogsrogan atau beken disebut air terjun Tegenungan kini diperdebatkan...

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Yudistirani
Tribun Bali/ I Wayan Eri Gunarta
Sejumlah pengunjung menikmati destinasi wisata air terjun Srogsogan, wilayah Banjar Blangsinga dengan foto diambil dari Banjar Tegenungan, Gianyar, Bali, Sabtu (19/11/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Nama air terjun Srogsrogan atau beken disebut air terjun Tegenungan kini diperdebatkan.

Terutama setelah kawasan tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan.

Jumlah pengunjung ke air terjun ini mencapai rata-rata 200 orang per hari.

Warga Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar menginginkan penyebutan air terjun Tegenungan dikembalikan ke nama aslinya yaitu air terjun Srogsogan.

Hal tersebut agar kedua belah pihak, yakni Banjar Blangsinga dan Banjar Tegenungan, Desa Saba, Sukawati sama-sama menikmati dampak kunjungan wisatawan.

Air Terjun Tegenungan
Objek wisata Air Terjun Tegenungan, Gianyar ramai dikunjungi wisatawan, Kamis (7/7/2016).

Data yang dihimpun Tribun Bali, Sabtu (19/11/2016), secara geografis air terjun Srogsogran merupakan perbatasan antara Banjar Blangsinga dan Banjar Tegenungan.

Dari segi pemandangan, eksotisme air terjun tersebut begitu tampak ketika pengunjung berada di Banjar Tegenungan.

Karena hal tersebut pula, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Udayana (Unud) pada 1988-1989 lalu mempromosikan air terjun ini sebagai air terjun Tegenungan.

Masyarakat Banjar Tegenungan menjadikan kawasan ini sebagai sumber pendapatan.

Baik dengan cara menjual souvenir maupun menjadi pramuwisata.

Pihak banjar menghasilkan manfaat signifikan dari kunjungan wisatawan.

Pemasukan dana tersebut, kini masyarakat Tegenungan tidak keluar biaya ketika menggelar ritual keagamaan di banjar.

Tokoh masyarakat Banjar Blangsinga, Nyoman Artawa Putra mengatakan, secara geografis letak air tejun Srogsogan berada di dua wilayah.

Yakni, Banjar Blangsingan dan Tegenungan. Karena itu, pihaknya ingin agar nama destinasi wisata ini dikembalikan ke nama aslinya, yaitu Srogsogan.

Terlebih lagi, warga Blangsinga telah melakukan perbaikan akses dan menyediakan tempat parkir wisatawan yang ingin melihat air terjun Srogsogan dari Banjar Blangsinga.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved