Heboh, Orgil Ngamuk dan Adang Pengendara di Pejeng, Begini Cokorda Gde Menenangkannya!
Pria bernama IGN Kurbawa (35) itu juga mengadang dan mengancam setiap pengendara yang melintas di depannya.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Para pengendara ketakutan ketika melintas di Jalan Raya Banjar Pengembangan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Kamis (2/2/2017) siang.
Hal itu disebabkan seorang warga yang tubuhnya dipenuhi tato mengamuk di tengah jalan.
Pria bernama IGN Kurbawa (35) itu juga mengadang dan mengancam setiap pengendara yang melintas di depannya.
Seorang pengguna jalan, Wayan Sudiana, mengaku kaget saat diadang.
Awalnya, pria asal Desa Bedulu ini mengira orang tersebut hendak menumpang.
Namun saat Sudiana berhenti, dirinya malah diancam. Tidak mau ambil risiko, Sudiana pun memilih tancap gas.
“Saya kira orang baik-baik, karena orangnya bersih. Awalnya saya kira dia setop karena mau numpang, tahunya malah mau diserang,” ujarnya.
Tidak hanya Sudiana, pengguna jalan lainnya juga diperlakukan sama.
Akibatnya, pengguna jalan tidak berani melanjutkan perjalanan.
Arus lalu lintas di jalan tersebut sempat macet.
Warga tidak mau mengambil risiko dan membiarkan Kurbawa tampak mengamuk.
Warga khawatir Kurbawa membawa senjata.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Cokorda Gde Agusnawa bersama anggota datang di lokasi.
Kurbawa yang awalnya mengamuk langsung tenang.
Selain itu, Cok Agusnawa dengan mudah menyuruh pria tersebut pulang dengan mengenakan baju.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gusti-ngurah-kurbawa_20170203_095417.jpg)