Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bus dan Truk Ringsek akibat Adu Jangkrik di Jalur Hutan Cekik

Dua kendaraan yakni bus dan truk terlibat adu jangkrik yang mengakibatkan dua orang di antaranya mengalami luka berat sehingga menjalani rawat inap

Penulis: I Gede Jaka Santhosa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Istimewa
Truk box yang terlibat adu Jangkrik di hutan Cekik, Gilimanuk saat dievakuasi Polsek Gilimanuk, Senin (12/2). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk atau di hutan Cekik, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Minggu (12/2/2017).

Dua kendaraan yakni bus dan truk terlibat adu jangkrik yang mengakibatkan dua orang di antaranya mengalami luka berat sehingga menjalani rawat inap di RSUD Negara.

Kecelakaan ini terjadi diduga karena kelalaian sopir bus.

Peristiwa ini terjadi di jalur hutan Cekik, Minggu (12/2/2017) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat itu, bus Malang Indah bernomor polisi N 7503 UA yang dikemudikan oleh Budi Kapilo Doyoyono (56) asal Desa Dinoyo, Kecamatan Lowok Baru, Kabupaten Malang, Jawa Timur datang dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Setibanya di lokasi, dengan kondisi jalan tikungan landai ke kiri, Budi diduga tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga masuk ke lajur berlawanan.

Pada saat yang bersamaan datang truk box bernomor polisi BL 8701 AK yang dikemudikan oleh Paidi (53) asal Desa Klatingan Sari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Kecelakaan pun tak terhindarkan lagi.

"Bus yang dikemudikan Budi mengangkut penumpang, tidak ada korban jiwa. Hanya kedua kendaraan mengalami ringsek berat pada bagian depannya," ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana.

Dua orang yang ada di dalam kendaraan mengalami luka serius.

Sopir truk box, Paidi dilaporkan mengalami luka robek cukup parah pada bagian kepala, pelipis kanan, dan tangan Kanan.

Sementara satu penumpang bus, Ahmad Satar (36), warga asal Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur juga mengalami luka robek cukup parah di Kepala, pipi, hidung, dan tangan kanannya.

"Penyebabnya diduga karena sopir bus ini lalai sehingga tak bisa mengendalikan kendaraannya dan masuk ke jalur lawan. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi luka kedua korban cukup parah sehingga harus diopname di RSUD Negara," katanya.

"Kami imbau kepada warga agar selalu waspada melintas di jalur Denpasar-Gilimanuk, terutama yang di jalur Cekik karena kondisi jalannya banyak yang berlubang. Apalagi ini musim hujan, jadi harus ekstra hati-hati," tandas Sukadana. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved