Hari Raya Nyepi
Ada yang Lain? Pinggang, Mata dan Leher Ogoh-ogoh Ini Bergerak Bak Penari Jika Ada Suara Gambelan
Tidak jauh dari para penabuh, ada pemandangan unik, empat ogoh-ogoh yang dinamakan Garuda Rijasa bergerak seperti seorang penari.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ogoh-ogoh di Balai Banjar Kaja, Desa Panjer, Denpasar Selatan yang dimodifikasi dengan tekhnologi frekuesnsi sensor pada gambelan membuat ogoh-ogoh bergerak sendiri, Rabu (15/3/2017)
"Makanya kami berniat membuat ogoh-ogoh biar tidak sekadar saja," kata pria 27 tahun ini.
Selama dua bulan pengerjaan, ogoh-ogoh Geruda Rijasa ini dibuat sedikitnya 60 orang.
Namun, pemegang kendali pembuatannya terdiri dari delapan orang.
"Satu orang yang khusus mesinnya, dua orang yang ngendalikan pembuatan ogoh-ogohnya dan dibantu anggota seka teruna, satu orang buat gambar, dan satu orang yang merancang konstruksi," jelasnya. (*)
Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ogoh-ogoh-di-balai-banjar-kaja_20170316_111723.jpg)