DPRD Bali Minta Penghentian Proses Rekrutmen Pegawai RS Bali Mandara

Tes pegawai RSUD Bali Mandara, khususnya tahap tes wawancara, mendapat sorotan anggota DPRD Bali.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / AA Gde Putu Wahyura
Seorang peserta tes kesehatan Rumah Sakit Bali Mandara melengkapi syarat administrasi setelah mengikuti tes kesehatan di RS Trijata Denpasar, Senin (17/4/2017). 

Menurut Cok Pemayun, kelulusan peserta tes RSUD Bali Mandara tidak akan bisa diubah, karena itu merupakan hasil final.

Dia menyebutkan, TKD dengan sistem CAT hanya untuk mengetahui kemampuan intelegensia peserta tes.

Sedangkan tes wawancara bisa melihat kesungguhan dan komitmen mereka untuk bekerja di RSUD Bali Mandara.

“Kalau menunggu dari Dewan, lama-lama kan kita gak kerja. Padahal, nanti ada tahapan training calon pegawai, juga menguji coba alat-alat medis. Nanti kalau lambat, gubernur salah lagi. Ke depan kita akan terus jalan, mereka (Dewan) punya hak bertanya, sah-sah saja. Tetapi kita wajib menjalankan semua tahapan sesuai standar panitia seleksi,” jelas Cok Pemayun.

Ia mengaku belum menerima surat dari Komisi I DPRD Bali yang meminta penundaan proses lanjutan rekrutmen RSUD Bali Mandara.

Pada pekan ke-4 April, ungkap Cok Pemayun, pengumuman para peserta yang berhasil dalam tes kesehatan akan ditampilkan di situs Pemprov Bali.

RSUD Bali Mandara ditargetkan beroperasi penuh pada 14 Agustus 2017 atau bersamaan dengan HUT Pemprov Bali.

Melalui seleksi pegawai sejak awal tahun 2017 lalu diharapkan akan terekrut 520 pegawai.

Mereka meliputi tenaga medis, keperawatan, kefarmasian, kesehatan lainnya dan tenaga non-kesehatan atau non-medis.

Ada 630 orang yang mengikuti tes kesehatan yang merupakan tes tahap akhir.

Karena yang direkrut hanya 520 pegawai, maka nanti sebanyak 110 orang akan terpental dalam tes kesehatan.

Sebelumnya Kepala Rumah Sakit (RS) Trijata Polda Bali, AKBP IGAA Diah Yamini mengatakan, 630 peserta tes kesehatan dibagi dalam kelompok-kelompok berdasarkan nomor urut tes.

Kelompok I terdiri dari nomor urut 1 sampai 159; kelompok II dari 160 sampai 319; kelompok III dari 320 sampai 480; dan kelompok IV dari 481 sampai 630.

Tes kesehatan yang dilaksanakan kemarin dan hari ini adalah adalah untuk kelompok I dan II.

“Tes kesehatannya seperti tes masuk kepolisian. Ada pemeriksaan tinggi dan berat badan, ketajaman penglihatan, tekanan darah, kesehatan jantung, paru, rontgen dan lain-lain. Ada juga tes kejiwaan,” jelas Diah Yamini.(*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved