Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Situs Web Resmi Pemkab Tabanan Mati Mendadak, Padahal Dapat Anggaran Rp 200 Juta

Situs web resmi milik Pemkab Tabanan, yakni www.tabanankab.go.id pad a Senin (8/5/2017) petang tidak bisa diakses.

Penulis: I Made Argawa | Editor: imam rosidin
Tribun Bali/ I Made Argawa
Situs web Pemkab Tabanan yang gagal diakses pada mesin pencari Google. Diduga matinya situs web tersebut karena pihak rekanan yang tidak jelas. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Argawa

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Situs web resmi milik Pemkab Tabanan, yakni www.tabanankab.go.id pada Senin (8/5/2017) petang tidak bisa diakses.

Situs yang memajang informasi tentang Pemerintahan Daerah Tabanan itu sudah tidak bisa dikunjungi.

Ketika situs web Pemkab Tabanan diketik pada mesin pencari google dan diklik, dibuka hanya nampak warna putih dan disebutkan not found.

Diduga matinya situs web Pemkab Tabanan ini karena belum jelasnya dari pihak rekan.

Informasi yang berhasil dihimpun, masa kontrak rekanan  untuk mengelola situs web Pemkab Tabanan seharusnya berakhir 31 Desember 2016.

Namun, pihak rekanan  masih tetap menjalankan website tersebut sampai bulan Mei secara sukarela.

Namun, Dinas Komunikasi dan Informasi Tabanan  menunjuk rekanan lain sebagai  pengelola situs web tersebut dengan nilai kontrak hampir Rp 200 juta setahun.

Sementara kontrak dengan rekanan sebelumnya hanya Rp 70 juta.

Kepala Dinas Kominfo Tabanan, I Nyoman Sumartana ketika dikonfirmasi menyebutkan, situs web  Pemkab Tabanan sedang tidak berfungsi atau down. 

Pihaknya masih berkoordinasi dengan bawahannya terkait hal tersebut.

Dikatakannya, sampai saat ini penyerahan secara resmi situs web Pemkab Tabanan dari Bagian Humas dan Protokol ke Dinas Kominfo Tabanan memang belum dilakukan. “Ya memang sedang down,” ujarnya singkat.  

Selain itu dikatakan, kontrol panel sebelumnya berada di Surbaya sehingga ketika ada masalah sulit dilakukan perbaikan dengan segera.

Kini pihaknya berusaha menata dan rencannya kontrol panel ada di Bali.

 Terkait dengan ketidak jelasan dari rekanan yang telah ditunjuk, mantan staf ahli Bupati itu tidak memberikan jawaban secara jelas.  

Sumber: Idea
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved