Bali Paradise
Pesona Subak Sembung Peguyangan, Ekowisata Berkonsep Tri Hita Karana
Seakan mengajak melupakan hiruk-pikuk kota, meski hanya sekejap. Inilah pesona Ekowisata Subak Sembung Peguyangan.
Jogging track dibangun dengan melewati petak sawah, tanpa menghalangi aliran air subak. Di lokasi ini pun terdapat lapangan yang bisa digunakan untuk bermain voli atau sepak bola mini.
Jika Anda beruntung, selagi jogging akan ada petani yang menjajakan hasil sawahnya di spot tertentu. Anda bisa mendapatkan sayuran dalam kondisi segar, baru dipetik dari sawah.
Memang di Subak Sembung ini petani tak hanya menanam padi. Mereka juga menanam jagung, kangkung, kacang, labu, terung, cabai, dan sebagainya. Ada juga petani yang menanam bunga pacar air dan gemitir, sehingga menambah warna pada sawah mereka.
Anda pun bisa mengajak rekan sekolah atau perusahaan untuk berwisata outbond. Pengelola sudah menyiapkan beberapa paket wisata yang bisa Anda coba lakukan.
“Paket wisata ini memadukan konsep hiburan, edukasi, dan aktivitas. Paket ini cocok untuk segala usia dari taman kanak-kanak hingga umum. Setiap tingkatan usia, kami menawarkan paket yang berbeda,” jelas Made Suastika.
Pengelola juga menyiapkan materi edukasi tentang sawah, tanaman, serta hewan yang ada di sekitarnya. Pas untuk para pelajar.
Sementara untuk orang dewasa, akan dipilihkan materi mengenai subak dan aspek-aspek di dalamnya. Kegiatan ini juga bisa dipadukan dengan outbond berupa permainan di alam, berkemah, atau bisa mencoba menjadi petani satu hari.
“Kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung pun tak terbatas sampai di sana, asalkan pengelola bisa memfasilitasi. Aktivitas outbond ini setidaknya harus ada reservasi. Namun untuk jogging tetap terbuka setiap hari dan tidak dipungut biaya,” kata Made Suastika.
Jaga Tanaman Petani
Menjaga kelestarian alam menjadi tanggung jawab semua pihak. Karenanya, sebagai pengunjung yang bijak hendaknya memperhatikan beberapa himbauan dari pengelola Ekowisata Subak Sembung.
Pengunjung dilarang membawa kendaraan bermotor ke dalam area Subak Sembung. Selain untuk mengurangi polusi, hal ini juga untuk keselamatan.
Jalur yang bisa dilakui kendaraan di tempat ini tidaklah luas. Kiri dan kanan berbatasan dengan aliran air dan sawah. Yang diperbolehkan untuk melintas menggunakan sepeda motor hanyalah petani setempat, sebab mereka terkadang harus membawa peralatan bertani atau hasil panen.
Pengelola sudah menyiapkan lahan parkir yang cukup luas untuk kendaraan Anda. Jadi kendaraan tidak perlu dibawa ikut masuk ke area subak.
Pengunjung juga dihimbau untuk ikut menjaga tanaman petani. Jangan karena ingin selfie, Anda jadi menginjak tanaman yang susah payah ditanam.
Ada banyak spot selfie yang tersedia tanpa harus merusak lingkungan. Jadilah pengunjung yang bijak dengan ikut menjaga kelestarian sawah ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/subak_20170725_151439.jpg)