Gunung Agung Terkini
Intensitas Gempa Gunung Agung Menurun, Ternyata Menandakan Terjadinya Perubahan Ini
Kondisi tersebut tidak menunjukkan adanya penurunan aktifitas Gunung Agung secara gradual
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Aloisius H Manggol
Ini yang menyebabkan kegempaan yang kita rasakan sekarang jumlahnya relatif sedikit.
Seandainya pola seperti ini tetap, kemungkinan fluktuatif akan lebih rendah.
Ditambahkan, bercermin dari gunung api di dunia, dalam kondisi sekarang pihaknya dihadapkan pada dua skenario.
Pertama adalah skenario letusan, dimana magma Gunung Agung hanya membutuhkan waktu untuk mengisi reservoar baru, lalu kemungkinan besar meletus.
Atau scenario kedua, memang kehabisan mobilitas atau gasnya.
Kalau kita lihat asapnya terus keluar, itu adalah manifestasi dari proses penurunan tekanan dalam tubuh gunung.
Seandainya skenario kedua terjadi, kemungkinan gunung akan mengalami ‘istirahat’.
“Ada sampel di dunia yang menunjukan kedua contoh. Masuk kemana Gunung Agung, belum tahu,” akuinya.
Terkait keputusan apakah status Gunung Agung akan diturunkan atau tidak ?.
Devy belum berani memastikan.
Petugas PVMBG akan menggelar rapat evaluasi di Kementrian ESDM, Kamis (26/10/2017).
Pembahasannya terkait kondisi terkini Gunung Agung, serta keputusan statusnya.
Banyak parameter yang harus dipakai untuk mengambil keputusan.
Baik data dari seismic , deformasi , geokimia, serta data yang dilihat secara kasat mata.
Data tersebut akan dianalisa, kemudian data dievaluasi secara komprehensif untuk menghasilkan keputusan yang tepat.
Jika status Gunung Agung mengalami penurunan, bukan berarti aktivitasnya seratus persen pulih.
Aktivitas kegempaan masih dikisaran angka ratusan.
Masyarakat harus tetap siap siaga, dan tidak lengah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung_20171024_183001.jpg)