Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Lomba Paduan Suara Anak, Tingkat TK Dan SD ‘Dendang Kencana 2017’

Lomba Paduan Suara Anak Tingkat TK dan SD ini berlangsung di 4 kota: Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.

Tayang:
Istimewa
Dendang Kencana 2017 

Sejumlah musisi dan figur terpilih turut serta mendukung serta menyuarakan hal ini.

“Dendang Kencana adalah bentuk kepedulian dan respon dari Kompas Gramedia atas langkanya lagu anak dan kurangnya anak menyanyikan lagu anak,” ungkap Paulina Dinartisti, Ketua Umum Panitia Dendang Kencana 2017.

Program Dendang Kencana ini diawali Workshop Cipta Lagu Anak, dengan pemateri ialah komposer, musisi dan produser musik Indonesia yang bereputasi internasional, Dian HP dan Caecilia Hardiarini yang merupakan Dosen Jurusan Seni Musik Universitas Negeri Jakarta.  

Selain itu digelar pula Workshop Musik, Vokal dan Gerak bersama musisi mumpuni Indonesia, Aning Katamsi dan Sonia Nadya Simanjuntak.

Dalam Lomba Cipta Lagu Anak “Dendang Kencana 2017”, diikuti 600 peserta se-Indonesia.

Telah ditetapkan masing-masing 10 Lagu Pemenang tingkat TK dan SD. Lagu-lagu para juara ini dijadikan sebagai materi lomba paduan suara anak-anak tingkat TK dan SD.

Adapun lagu-lagu pilihan tersebut antara lain, untuk TK: Aku Anak Mandiri; Bersepeda; Indonesiaku; Kanan dan Kiri; Kerlip Bintang; Pagiku; Sepatuku; Terimakasih Ayah Ibu; Tirukan Gerak Hewan serta Wortel dan Bayam. Sedangkan untuk SD: Aku Bisa; Aku Cinta Indonesia; Aku Suka Membaca; Ayo Hemat; Bersyukur; Danau; Hai Lebah; Tubuhku Sehat; Wahai Guru dan Yuk Kita Makan!.

Sebagai lagu wajib yakni Dendang Kencana, ciptaan AT Mahmud.

Dendang Kencana awalnya diadakan oleh Penerbit Grasindo di tahun 1990 bersama pengarang lagu anak, AT Mahmud, dan diadakan kembali di tahun 1992. Sejak tahun 1993, Dendang Kencana diadakan setiap tahun hingga terakhir kali diadakan pada tahun 1996.

Pada penyelenggaraan DK di tahun-tahun tersebut, AT Mahmud langsung terjun sebagai narasumber ahli dan juri lomba.

Karya-karyanya pun diperlombakan di sana, termasuk lagu tema “Dendang Kencana“ yang beliau ciptakan dalam rangka menyambut pelaksanaan kegiatan ini.

Pada masa tahun 70-90an, kita kenal banyak sekali lagu anak-anak yang populer seperti Naik Delman, Balonku, Topi Saya Bundar, Dua Mata Saya, Lihat Kebunku, Tik-tik Bunyi Hujan, Ambilkan Bulan, Anak Gembala, Libur Tlah Tiba, Amelia, dan masih banyak lagi. Lagu-lagu tersebut terus melekat di ingatan kita, sebagai sebuah kenangan yang indah dan bahagia di masa kanak-kanak dulu, hingga kita dewasa.

Kita bahkan juga turut memperkenalkan lagu-lagu tersebut kepada anak-anak secara turun temurun hingga kini.

Di masa itu banyak pencipta lagu anak yang terus berkarya hingga akhir hayat mereka, seperti Pak Daljono, Pak & Bu Kasur, Ibu Soed, dan Pak AT Mahmud. Mereka berkarya dengan hati, dengan segenap kemampuan di dalam kesederhanaan dan tidak berorientasi komersil.

Tema lagu anak yang mereka buat berasal dari kehidupan di sekitar kita seperti kebiasaan sehari-hari anak-anak, keindahan alam, orang tua serta rasa syukur pada Tuhan. Notasinya sederhana dan syairnya mudah dihafalkan oleh anak-anak seantero negeri.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved