Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilgub Bali 2018

Rai Mantra : Sejak Awal Saya Memang Tak Daftar Jadi Wakil Gubernur

Rai Mantra menolak tawaran Hasto untuk menjadikannya sebagai calon wakil gubernur berduet dengan Koster.

Tayang:
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / Ragil Armando
Perwakilan warga dari seluruh Bali mendatangi kediaman Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Griya Sebasari, Renon, Denpasar, Sabtu (31/12/2016). Para perwakilan warga Bali tersebut meminta Rai Mantra untuk maju di Pilgub 2018 mendatang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wali Kota Denpasar Rai Mantra mengakui bahwa pada Jumat (10/11/2017) dirinya memenuhi panggilan dari DPP PDIP di Jakarta.

Sesampai di Jakarta, Rai Mantra bertemu dengan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam kesempatan itu, Hasto membicarakan soal rencana menjadikan Rai Mantra berpasangan sebagai wakil dari I Wayan Koster yang bakal dicalonkan sebagai cagub (calon gubernur) Bali dari PDIP.

Baca: Sudikerta Nyatakan Siap Berjuang Bersama Rai Mantra, Setnov Langsung ke Bali

Baca: Sudah Klik, Sudikerta Disebut Mau Mengalah Dari Rai Mantra Jika Sesuai Survei

Baca: Dipercaya Megawati Untuk Maju Bersama Koster di Pilgub Bali, Cok Ace Mengaku Lega

"Kalau ketemu Bu Mega belum. Kami ketemu sama Pak Hasto, ya untuk bincang-bincang seputar itulah (jadi calon wakil gubernur). Selain itu juga membahas bagaimana ke depan. Ya kami kan harus menghormati pendapat semua orang," kata Rai Mantra kepada Tribun Bali, Sabtu (11/11/2017), di Denpasar.

Rai Mantra yang didampingi oleh para dedengkot Sahabat Rai Mantra, seperti IB Tarmiana, IB Indraprasta, Ketut Resmiyasa, dan pendukungnya mendaftar sebagai Cagub kepada Tim Nawa Sanga di Sekretariat DPD PDIP Bali, Denpasar, Minggu (9/7/2017).
Rai Mantra yang didampingi oleh para dedengkot Sahabat Rai Mantra, seperti IB Tarmiana, IB Indraprasta, Ketut Resmiyasa, dan pendukungnya mendaftar sebagai Cagub kepada Tim Nawa Sanga di Sekretariat DPD PDIP Bali, Denpasar, Minggu (9/7/2017). (Tribun Bali / Ragil Armando)

Singkat cerita, dalam pertemuan tersebut Rai Mantra menolak tawaran Hasto untuk menjadikannya sebagai calon wakil gubernur berduet dengan Koster.

Rai Mantra mengaku menghormati saran-saran dari teman, masyarakat, dan tim yang selama ini menginginkannya menjadi calon gubernur, bukan calon wakil gubernur.

"Permasalahannya, kami kemarin mendaftar sebagai calon gubernur, gitu kan. Dan saran-saran dari teman-teman juga seperti itu. Kami ikuti saja," kata Rai Mantra yang putra mantan Gubernu Bali Profesor Ida Bagus Mantra, ini.

Rai Mantra berusaha meyakinkan bahwa dirinya sebetulnya tidaklah terlalu berambisi untuk ikut dalam tarung Pilgub Bali 2018.

Menurutnya,kalaupun dirinya tidak jadi maju bertarung pada Pilgub 2018 nanti, hal itu juga tak jadi masalah.

"Artinya begini, jangan dijadikan sebagai patokan yang bakulah. Jadi kalau tidak maju pun tidak apa-apa. Saya mengabdi terus di kota Denpasar," kata orang nomor satu di Pemkot Denpasar ini.

Peresmian Posko Bara Rama (Balai Rakyat Rai Mantra) di Kantor DPW Partai NasDem Bali, Denpasar, Senin (5/6/2017).
Peresmian Posko Bara Rama (Balai Rakyat Rai Mantra) di Kantor DPW Partai NasDem Bali, Denpasar, Senin (5/6/2017). (Tribun Bali)

Terkait dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh PDIP kepada Koster dan tawaran tandem I Ketut Sudikerta,  Rai Mantra mengaku bakal mengucapkan selamat kepada yang dipilih oleh PDIP.

"Ya artinya kami tunggu dulu pengumuman siapa yang direkomendasi PDIP. Kami biar bisa juga ucapkan selamat kepada yang diusung kan begitu," kata Rai Mantra beberapa saat sebelum rekomendasi PDIP diumumkan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved