Cuaca Buruk, Pasokan Air Bersih di Denpasar Terganggu, Wilayah Ini Paling Riskan Terkena Imbas
Akibatnya, bahan baku air PDAM menjadi sangat keruh dan sulit untuk diolah menjadi air bersih.
Penulis: Fauzan Al Jundi | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Instalasi Pengelolaan Air Belusung Jalan Antasura, Denpasar, Bali, Minggu (19/11/2017) tersumbat lumpur dan sampah.
Akibatnya, bahan baku air PDAM menjadi sangat keruh dan sulit untuk diolah menjadi air bersih.
Sebagian besar pelanggan di Denpasar dan Gianyar harus mengalami gangguan pasokan air bersih.
Diretur PDAM Kota Denpasar, Ida Bagus Arsana mengatakan, penyumbatan saluran bangunan intake disebabkan material lumpur, pasir, dan sampah yang membuat sulit diolah.
Berimbas juga pada IPA Ayung dan pembelian air dari IPA Tukad Penet mengalami gangguan produksi dari 19 sampai 21 mendatang atau selama tiga hari.
Hal ini dipicu cuaca buruk menyebabkan penyumbatan di saluran PDAM.
"Karena hujan ada pasir yang dulu didorong dari hulu ke hilir, itu yang jadi permasalahan," kata Ida Bagus Arsana, Minggu (19/11/2017).
Arsana menjelaskan, beberapa jam pasca tersumbat sudah dilakukan upaya perbaikan.
Namun, pihaknya tidak bisa memastikan sepenuhnya bisa berjalan normal karena kondisi cuaca tidak bisa diperkirakan.
"Sekarang sudah normal mengalir lagi, tapi perkiraan karena cuaca, hujan terus ya kira-kira tiga hari baru benar-benar normal. Kami sudah antisipasi, pompa sudah beroperasi, mudah-mudahan tidak ada halangan," jelasnya.
Akibat sumbatan lumpur membuat air menjadi sangat keruh. Kekeruhan air naik di atas ambang batas sebanyak 2.500 dari batas normal air jernih di sekitar wilayah tersebut.
"Kemarin itu sampai 3.500," terangnya.
Akibat kekeruhan air ini, daerah yang paling riskan terkena imbasnya yakni Denpasar Barat.
Dengan kepadatan penduduk terbanyak di kecamatan Kota Denpasar membuat pihaknya harus bekerja ekstra untuk cepat membenahi penyumbatan tersebut.
Sementara itu, dua kecamatan yang tidak terkena imbas terlalu besar yakni Denpasar Selatan dan Denpasar Timur karena wilayah tersebut banyak yang menggunakan sumur bor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/keruh_20171120_110342.jpg)