Gunung Agung Terkini
Abu Vulkanik Sebabkan Trafo Listrik PLN Korsleting, Pos Pantau Sempat Gelap
Abu vulkanik yang terus keluar dari kawah Gunung Agung, membuat trafo listrik PLN mengalami gangguan
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Erupsi magmatik gunung Agung menyebabkan gangguan listrik disejumlah wilayah di Kecamatan Rendang.
Abu vulkanik yang terus keluar dari kawah Gunung Agung, membuat trafo listrik PLN mengalami gangguan.
Gangguan listrik tersebut juga sempat beberapa kali terjadi di Pos Pantau Gunung Api Agung di Desa/Kecamatan Rendang, Karangasem.
Listrik di pos pantau berkali-kali mati.
Sampai petugas harus menghidupkan genset, untuk menghidupkan listrik di Pos Pantau.
Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi I Gede Suantika, ketika itu langsung menerima informasi jika trafo PLN di lereng selatan Gunung Agung mengalami korsleting karena abu vulkanik.
"Listrik gangguan karena travo PLN tercemar abu vulkanik Gunung Agung di lereng selatan," ujar Gede Suantika.
Sementara Humas PLN Bali, Gusti Ketut Putra juga menjelaskan hal serupa.
Ia menyatakan jaringan listrik sempat terganggu akibat abu vulkanik dan sudah diinspeksi petugas
"Sudah kita usahakan semaksimal mungkin. Kita setengah mati mencari dimana gangguan listrik ini, supaya bisa cepat tertangani dan akhirnya kembali menyala," jelasnya.
Sebelumnya, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Bali, I Gusti Ketut Putra, kepada Tribun Bali, mengaku telah membahas langkah-langkah antisipatif secara internal di PLN.
Salah satunya pembahasan pasokan listrik di lokasi pengungsian, hingga pemadaman listrik apabila kondisi terburuk terjadi.
“Kalau di tempat pengungsi, pemerintah kan sudah memonitor untuk pemasangan listriknya. Sesuai dengan jumlah tenda yang terpasang dan daya yang dibutuhkan. Kami berkoordinasi dengan pejabat terkait,” jelasnya, Selasa (28/11/2017).
PLN Distribusi Bali pun, kata dia, telah mempersiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi kemungkinan apabila terjadi letusan besar.
Khususnya untuk daerah terdampak (KRB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-agung_20171128_221309.jpg)