Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gunung Agung Terkini

Kunjungan Wisatawan ke Bali Diprediksi Kembali Meningkat saat Libur Natal dan Tahun Baru

Namun, dalam tiga hari terakhir hanya 3.000- 4.000 orang dan laporan terakhir naik jadi 5.000 orang.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Objek wisata favorit di Bali, Pantai Kuta, Badung, tampak sepi pada Selasa (5/12). Kunjungan wisatawan ke Bali berkurang akibat erupsi Gunung Agung, hingga menyebabkan ribuan hotel memotong jam kerja para karyawan. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Bali, A.A. Gede Yuniartha Putra mengungkapkan, biasanya wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali mencapai rata-rata 15.000 orang per hari pada 2017 ini.

Namun, dalam tiga hari terakhir hanya 3.000- 4.000 orang dan laporan terakhir naik jadi 5.000 orang.

Baca: Kepulan Asap Setinggi 2.000 Meter di Atas Kawah Gunung Agung Didahului Glow Menandakan Ini

Baca: Inikah Berkah Erupsi Gunung Agung? Lahar Hujan Membawa Pasir dan Koral, Sutopo Tulis Begini

Jadi, ada kemerosotan sekitar 10.000 wisman yang berkunjung ke Bali.

Untuk melihat dampak penurunan jumlah wisatawan asing itu, kata Yuniartha, maka tinggal sekitar 10.000 wisman itu dikalikan 165 dolar AS (rata-rata pengeluaran per wisman di Bali).

Hasilnya kemudian dikalikan 3, yang merupakan tiga hari waktu `hilangnya` peluang untuk menggaet 10.000 wisman itu.

“Tinggal hitung saja berapa. Belum lagi wisatawan domestik juga anjlok,” jelas Yuniartha di kantornya, Selasa (5/12/2017).

Ia menambahkan, wisatawan domestik (wisdom) ke Bali kurang lebih dua kali jumlah wisman, yakni sekitar 30.000 orang per hari.

Namun saat ini hanya sekitar 6.000 wisatawan yang berkunjung ke Bali.

“Wisatawan domestik rata-rata mengeluarkan Rp 800 ribu per hari. Jumlahnya kini tinggal 6.000-an orang. Hitung saja berapa yang melayang,” ujarnya.

Disparta Bali telah mengantisipasi kemungkinan merosotnya jumlah wisatawan dengan membentuk Bali Tourism Hospitality (BTH).

Yang dilakukan BTH antara lain memberikan informasi bahwa di tengah kondisi Gunung Agung yang masih tak menentu, masih banyak destinasi wisata lain yang layak dan aman dikunjungi di Bali.

Namun, Yuniartha memprediksi peningkatan kunjungan wisatawan akan terjadi kembali karena sebentar lagi libur Natal dan Tahun Baru.

“Pak Sekda Provinsi Bali baru datang dari Jakarta, dan bilang bahwa di airport Ngurah Rai sepi sekali orang. Saya malam Minggu kemarin keliling Kuta lancar, tidak kena macet seperti biasanya. Jadi dampak erupsi Gunung Agung memang sangat terasa,” jelasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved