Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gunung Agung Terkini

Terkena Dampak Erupsi Gunung Agung, Ayu Astuti Masih Bersyukur Tidak Ada PHK

Puncaknya setelah Bandara Internasional Ngurah Rai sempat tutup sampai dua hari pada akhir November lalu.

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Pesawat melintas di atas Jl. By Pass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - TAK hanya Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia dan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) yang merasakan dampak dari erupsi Gunung Agung.

Asosiasi Pedagang Valuta Asiang (APVA) DPD Bali juga merasakan hal serupa.

Baca: Letusan Gunung Agung Menurun Perlahan, PVMBG Evaluasi Data Seminggu Kedepan untuk Tentukan Ini

Baca: Beredar Foto Kubah Lava Gunung Agung, Ini Kata PVMBG

Mereka mengalami penurunan cukup drastis.

Julianto, pemilik PT Bali Primadana Gemilang, mengakui dampak erupsi Gunung Agung sangat besar terhadap bisnisnya yang banyak bergantung pada wisatawan asing.

Puncaknya setelah Bandara Internasional Ngurah Rai sempat tutup sampai dua hari pada akhir November lalu.

“Gara-gara penerbangan sempat ditutup, otomatis tamu yang berkunjung juga menurun jauh sekali,” katanya saat ditemui di sela-sela perayaaan ulang tahun APVA di Seminyak, Kuta, kemarin.

Padahal, menurut pria yang memiliki money changer di wilayah Kuta ini, seharusnya bulan Desember merupakan musim puncak kunjungan alias high season.

“Mungkin penurunan di kami saja sampai 60-70 persen. Jadi tingkat kedatangan tamu ke money changer kami hanya sisa 30 persen saja sisanya,” sebutnya.

Sementara Ketua APVA DPD Bali, Ayu Astuti Dhama, mengatakan rata-rata penurunan sejak erupsi Gunung Agung mencapai 40-50 persen pada sekitar 137 perusahaan KUPVA BB di Bali.

“Masih syukur tidak ada yang sampai mem-PHK karyawan, sudah syukur,” imbuhnya.

Baginya, Gunung Agung memberikan pengaruh sangat besar bagi kegiatan anggota KUPVA BB di Bali.

“Tapi kami masih mensyukuri-lah, kondisi kami lebih baik kalau dibandingkan keadaan saudara-saudara di Karangasem. Kami berharap kepada anggota APVA tetap bersabar dan tetap semangat, diisi dengan kegiatan positif pembenahan di dalam perusahaan untuk memberikan training kepada karyawan karena turis tidak ada,” jelasnya.

Ia pun berharap, karena adanya penutupan bandara dan cancel yang terjadi pemerintah bisa segera menindaklanjuti keadaan ini.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved