Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Terlibat Perkelahian, Sosok Ini Ambil Parang Ingin Lukai Lawannya di Banjar Kwanji Kuta Utara

Pelaku sempat meninggalkan TKP untuk mengambil senjata tajam jenis parang dan berniat melukai korban

Tayang:
Istimewa
Suasana di TKP saat Pihak kepolisian menangani kasus perkelahian di sebuah rumah kos-kosan Jalan Panji, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Minggu (28/1) sekitar pukul 18.30 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA- Daut Malo (25) harus menderita luka gores di bagian leher dan bengkak pada pergelangan tangan kiri setelah terlibat dalam perkelahian dengan kerabatnya, Sius Malo (25) atau pelaku di sebuah rumah kos-kosan Jalan Panji, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Minggu (28/1/2018) sekitar pukul 17.00 Wita.

Bahkan, pelaku sempat meninggalkan TKP untuk mengambil senjata tajam jenis parang dan berniat melukai korban.

Namun untungnya berhasil diamankan polisi.

Menurut informasi yang diperoleh, kedua pria yang berasal dari Sumba Barat Daya, NTT, ini terlibat perkelahian usai meneguk minuman keras jenis arak dan tuak.

Diduga kuat, perkelahian tersebut disebabkan oleh pengaruh alkohol.

“Disana (TKP) ada acara minum-minum, mungkin sempat adu mulut kemudian berkelahi,” ujar salah satu sumber di kepolisian, Senin (29/1/2018).

Dia mengungkapkan, bahwa saat ini pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Kuta Utara dan memeriksa keterangan korban dan saksi-saksi yang ada di TKP.

“Sudah ditangkap pelakunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya Hananta menjelaskan, kasus perkelahian tersebut awalnya dipicu oleh adu mulut usai meneguk minuman keras jenis arak dan tuak.

Tak berselang lama, kedua pria tersebut sempat terlibat baku hantam.

“Menurut keterangan pelaku dan saksi, awalnya mereka minum miras sama-sama, kemudian sempat adu mulut kemudian berkelahi,” ucapnya.

Yudith melanjutkan, dalam perkelahian tersebut pelaku juga sempat memukul korban hingga jatuh sebanyak dua kali.

Ungtungnya teman-temannya di TKP berhasil membantu korban.

“Setelah diselamatkan temannya, pelaku kemudian pergi meninggalkan TKP,” imbuhnya.

Berselang waktu lima belas menit, kata dia, pelaku datang kembali dengan membawa senjata tajam jenis parang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved