Hari Raya Nyepi
Hanya Paket Data Dimatikan, Kominfo: Internet Pelayanan Publik Tetap Normal Saat Nyepi
Dengan kata lain, usulan penghentian sementara jaringan internet hanya ditujukan kepada operator penyedia jasa telekomunikasi.
Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Rencananya pada Jumat (9/3/2018) Diskominfo bersama Komisi I DPRD Bali akan berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo, termasuk dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait penghentian siaran televisi dan radio di Bali saat Hari Raya Nyepi.
Penolakan Dinilai Wajar
Sementara Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana, kembali menegaskan imbauan pemutusan koneksi internet itu bukan hanya dari PHDI, tetapi seluruh Majelis-majelis Agama di Bali.
Hal itu tertuang dalam Seruan Bersama terkait Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940.
Ia menuturukan, dalam pertemuan antara tokoh agama, adat, pecalang, dan pemerintah tersebut, diusulkan bahwa selain bandara yang ditutup, internet juga dimatikan supaya suasana perayaan Nyepi menjadi lebih tenang.
“Biar bisa lebih khusuk, karena setahun tanpa henti dan tidak bisa lepas dari internet, istirahat sehari, supaya bisa merasakan tenangnya pikiran, tidak memakai internet selama 24 jam," terangnya.
"Saya berharap kepada umat Hindu agar tidak melakukan kegiatan, kemudian melihat dirinya, karena selama setahun tidak melihat dirinya sendiri," tambah Sudiana, menyinggung masyarakat yang kecanduan gadget bersama dunia mayanya.
PHDI mendukung usulan tersebut karena memberikan dampak positif pada masyarakat.
Parisadha berharap tidak ada lagi ribut-ribut di media sosial (medsos).
“Kami dari Parisadha sangat mendukung, karena itu akan membuat suasana Hari Raya Nyepi menjadi lebih nyaman,” ucap Sudiana, yang juga Rektor IHDN ini.
Mengenai ada pro dan kontra di masyarakat, Sudiana mengatakan hal itu wajar saja.
“Sepanjang untuk kebaikan, pro kontra itu biasa, tanggapan itu wajar karena sesuatu yang baru wajar sekali mendapat tanggapan yang berbeda,” ujar Sudiana.
Ia melanjutkan sekalipun ada penolakan, PHDI akan terus mengusulkan pemutusan koneksi internet saat Nyepi karena tujuannya untuk kebaikan bersama.
PHDI Kabupaten Buleleng juga menyerukan dukungan.
Ketua PHDI Kabupaten Buleleng, Dewa Nyoman Suardana, pun mengaku sudah mensosialisasikan imbauan ini kepada seluruh camat se-Kabupaten Buleleng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-main-handphone_20151126_153546.jpg)