Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Wayan Dana Tebas Nyoman Surawan Secara Membabi-buta, Nyawa Korban Selamat Gegara Ini

Pelaku datang dengan emosi, sehingga adu mulut pun tidak terelakan diantara keduanya

Istimewa
Wayan Dana ketika menjalani pemeriksaan di Polsektor Nusa Penida, Minggu (25/3/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- I Wayan Dana (45), warga Desa Jungutbatu, Nusa Penida harus berurusan dengan kepolisian setelah menganiaya Nyoman Surawan (58 ), asal Desa Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung.

Lantaran perbuatannya tersebut, I Wayan Dana harus mendekam di Polsektor Nusa Penida, Minggu (25/3/2018).

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika menjelaskan, penganiayaan tersebut terjadi Kamis (22/3/2018) sekitar pukul 09.00 Wita di lokasi Proyek Pembangunan Karana Resort di Desa Jungutbatu Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Sebelum kejadian, Nyoman Surawan selaku mandor proyek pembangunan resort mendapatkan telepon dari seorang pekerja bernama Tutung Wijiasmoro.

Pekerja tersebut menginformasikan bahwa di lokasi proyek Karana Resort terjadi keributan.

Mendapatkan informasi demikian, Nyoman Surawan lalu datang ke lokasi proyek.

"Setelah di lokasi proyek, para pekerja itu menyampaikan ke Surawan jika ada warga  membawa pedang datang ke lokasi proyek dan melempari lokasi proyek dengan batu," jelas Ketut Suastika, Minggu (25/3/2018).

Selang beberapa saat, I Wayan Dana datang dengan membawa sebilah pedang.

Ia datang dengan emosi, sehingga adu mulut pun tidak terelakan diantara keduanya.

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba Wayan Dana menghujamkan pedangnya ke arah perut dari Nyoman Surawan.

Surawan yang sigap, berhasil menghindari tusukan pedang dari Wayan Dana.

Tidak berhenti sampai disana, Wayan Dana dengan membabi-buta berusaha menebasnya dengan pedang dan sempat mengenai punggung sebelah kiri Surawan.

Setelah hampir terjatuh, Wayan Dana kembali berusaha menebas punggung Surawan, namun Surawan berhasil menangkisnya dengan tangan kanannya hingga mengalami luka terbuka.

Surawan lalu berlari untuk menyelamatkan diri dan sempat dilempar dengan batu oleh Wayan Dana hingga mengenai punggungnya. 

"Tidak terima dengan peristiwa yang dialaminya, korban lalu mengadukan hal tersebut ke Polsek Nusa Penida," jelas Suastika.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved