Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Banyuwangi

Kemenpar Gali Potensi Wisata Sejarah di Jawa Timur

Keanekaragaman budaya dan sejarah Indonesia, menjadi potensi besar untuk diolah menjadi wisata sejarah

Editor: Irma Budiarti
Surya/Istimewa
Bimbingan Teknis Pemasaran Pariwisata Sejarah Provinsi Jawa Timur, di Hotel Santika Banyuwangi. 

Khususnya wisata sejarah.

“Penetapan destinasi wisata sejarah, khususnya di wilayah Jawa Timur, harus melalui komitmen pemerintah daerah dan bersinergi dengan pemerintah pusat. Hal itu dalam bentuk kegiatan edukasi, atraksi, apresiasi dan rekreasi khususnya wisata Sejarah di Jawa Timur,” ujar Wawan.

“Serta memiliki konsep pembelajarannya harus disesuaikan dengan tantangan global, yakni menggabungkan konsep lokal, tradisional dan modern. Dan yang terpenting mengemas wisata sejarah menjadi primadona wisata di daerah Jawa Timur,” tambahnya.

Hadir sebagai narasumber Bimtek adalah Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Bramuda, Tim Percepatan Wisata Sejarah Kementerian Pariwisata Branando Alfonso , dan H. Anas Thahir, Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jawa Timur III.

Menurut Brando Alfonso, Pariwisata sejarah memiliki potensi yang sangat luar biasa.

“Terlebih, Banyuwangi memiliki banyak sekali tempat sejarah. Mulai dari zaman kerajaan hingga kolonial. Dengan perencanaan yang tepat, Banyuwangi akan menjadi destinasi wisata sejarah yang sangat luar biasa,” katanya.

MY Bramuda mengatakan, pariwisata Banyuwangi akan terus dibenahi untuk menunjang target kunjungan 20 juta kunjungan wisman ke Indonesia akhir tahun 2019.

“Banyuwangi akan terus berbenah di sektor pariwisata. Pembenahan mulai dari aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Juga meningkatkan SDM pelaku pariwisata mulai dari jasa transportasi, Guide , pengelola destinasi, pengelola Homestay dan lain-lain,” katanya.

Untuk memberikan informasi terkait wisata sejarah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, bekerjasama dengan Dewan Kesenian Blambangan (DKB) dan para sejarawan Banyuwangi, akan menyusun buku cerita sejarah Banyuwangi.

“Dengan adanya buku panduan sejarah Banyuwangi tersebut, diharapkan bisa menjadi literatur dan panduan bagi semua pelaku pariwisata (guide/pemandu wisata) untuk menceritakan sejarah Banguwangi kepada semua tamu / wisatawan yang datang ke Banyuwangi,” katanya. (haorrahman)

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved