Produksi Limbah Medis di Bali Capai 3 Ton Setiap Hari

Produksi limbah medis padat di Bali bisa mencapai 3 ton per hari yang dihasilkan dari seluruh unit fasilitas pelayanan kesehatan

Produksi Limbah Medis di Bali Capai 3 Ton Setiap Hari
Tribun Bali / I Wayan Erwin Widyaswara
LIMBAH MEDIS - Berbagai jenis limbah medis ditemukan di TPA Suwung, Denpasar, belum lama ini. Pemerintah melarang sampah medis dibuang ke TPA. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Limbah medis di Bali masih menjadi problema tak berkesudahan.

Diketahui, produksi limbah medis padat di Bali bisa mencapai 3 ton per hari yang dihasilkan dari seluruh unit fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari 60 rumah sakit, 120 puskesmas dan sekitar 200 klinik yang tersebar di seluruh Bali.

Dari besaran tersebut, belum lagi ditambah dengan masih belum dimilikinya pusat atau tempat pengolahan limbah medis berbahaya ini.

Selama ini, penanganan limbah medis diserahkan kepada pihak ketiga.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengakui, bahwa limbah B3 ini masih menjadi problema tersendiri.

Penanganan limbah medis berbeda dengan jenis limbah domestik lain.

“Memang ada aturan khusus dalam menangani persoalan limbah B3 ini. Memang tidak boleh dibuang sembarangan,” terangnya kepada Tribun Bali, Rabu (9/5/2018).

Sebab itu, dalam menangani limbah medis ini pihaknya selama ini melakukan kerjasama dengan pihak ketiga.

Disebutkan Suarjaya, ada dua pihak ketiga yang memiliki tempat pengelolaan khusus yang sudah memenuhi syarat dari Kementerian Lingkungan Hidup, yang hanya ada di Pulau Jawa.

Kerjasama ini tentu membutuhkan alokasi dana yang cukup tinggi.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved