Patung Garuda Wisnu Kencana Dipasangi Mahkota Berlapis Emas, Usai Digelar Ritual Pasupati

Patung GWK sendiri akan dipasangi mahkota yang berlapis emas ini seusai proses ritual persembahyang atau upacara dahulu.

Sempat mangkrak beberapa tahun lantaran terkendala biaya, akhirnya ada semacam angin segar.

Patung GWK akan selesai Agustus 2018.

Rabu (25/10/2017), paruh dan kepala garuda sudah dipasang.

Direktur PT Nuart Consultant, Ersat B. Amidarmo menceritakan gagasan pembangunan patung monumental ini berawal pada era gubernur Bali, Ida Bagus Oka.

Semula, Nyoman Nuarta sebagai seniman patung GWK ditawari membangun sebuah ikon pariwisata Bali berupa patung di dalam Bandara Ngurah Rai.

Tetapi, karena Sang Maestro merasa akan terbatas oleh ruang, ia mengusulkan pembangunan patung itu dilakukan di luar bandara.

Setelah mencari lahan, disepakatilah lokasinya di tempat sekarang yang dikenal GWK.

“Lahan ini dulunya bekas galian C, lokasinya berantakan sekali. Pak Nyoman mendapat inspirasi untuk dikembangkan. Bukit-bukit kapur itu diiris-iris, dibikin koridor-koridor dan dijadikan karya seni. Dalam istilah seni rupa disebut land art (seni lahan),” ujar Ersat di kawasan GWK, Rabu (25/10/2017).

Dijelaskan, seni lahan akan memberikan atmosfer khusus yang khas dan punya daya tarik tersendiri.

Terlebih lagi, prinsip pembangunannya juga memperhatikan perencanaan arsitektur Bali yang membuatnya kuat secara filosofis.

Halaman
1234
Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved