Careen Hajar Pria Mesir Usai Berhubungan Intim di Kuta, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa itu berawal saat tersangka menawarkan jasa diri untuk berhubungan intim pada korban
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Gemerlap dunia malam memang menghadirkan sejumlah sisi lain.
Salah satunya, kasus penganiayaan.
Kasus ini melibatkan Careen Bahati Mussa (25) seorang perempuan asal Tanzania Afrika.
Baca: Wanita Tewas Dimakan Piton, Sosok Ini Yakini Inilah Penyebab Wa Tiba Tak Mampu Loloskan Diri
Baca: Panji Petualang Buka Suara: Ungkap Hal-hal Ini yang Bikin Piton Sampai Memangsa Manusia
Dirinya tinggal sementara waktu di Hotel Gemini Room Jalan Popies II Kuta Badung.
Careen ternyata adalah seorang wanita tunasusila atau pekerja seks komersial (PSK).
Ia menganiaya pelanggannya usai berhubungan intim.
Aksinya kemudian dilaporkan ke polisi.
Wanita berkulit ciri khas Benua Afrika itu pun diciduk.
Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Wirajaya menyatakan, Careen sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan ini.
Tersangka menganiaya Mustafa Abuelkhair (41) pria berkebangsaan Mesir, yang tinggal sementara di Bumi Ayu Bungalow Jalan Bumi Ayu Denpasar Selatan.
Baca: Disuruh Tinggalkan Istrinya, Pria Ini Tembak Ayah Mertua dan Sang Istri, Lalu Bunuh Diri
Baca: Tatapan Putri Cantik Ely Sugigi pada Irfan Jadi Sorotan, Sempat Tak Setuju Jalinan Cinta Sang Ibu
Tersangka ditangkap beberapa waktu setelah kejadian, dengan bukti visum korban dan rekaman CCTV.
"Tersangka melakukan pemukulan menggunakan botol bir. Mereka (korban dan tersangka) check in di Hotel Gemini kawasan Jalan Popies II," ucap Wirajaya, Selasa (19/6/2018).
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/6/2018) sekira pukul 22.00 Wita.
Ketika itu, tersangka menawarkan jasa diri untuk berhubungan intim pada korban.
Korban dan tersangka pun bersepakat akan dibayar Rp 250 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-psk_20180619_181315.jpg)