Hardys Tabanan Kembali Dibuka dengan Manajemen Baru, Diskon Hingga Satu Bulan
Di bawah manajemen baru, Hardys juga menargetkan menguasai 20 persen market ritel di Bali.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Eviera Paramita Sandi
“Sekarang kami gunakan konsep berbeda, yakni menggandeng atau bermitra dengan ratusan UKM di sini. Istilahnya menggunakan konsep kearifan lokal,” kata Suadnyana.
Dengan menerapkan konsep tersebut, ia optimis mengembalikan Hardys seperti semula, terlebih lagi sudah memiliki 600 ribu member di Bali dan member yang aktif sekitar 250 ribu.
“Kami optimis akan seperti semula lagi, namun akan bertahap. Kita akan berjalan pelan-pelan,” ugkapnya.
Pria asal Bungkulan, Buleleng, ini pun menargetkan bisa menguasai 20 persen market ritel di Bali.
Dia berharap, dengan menggunakan konsep baru ini Hardys bisa lebih berkembang kedepannya ditambah dengan manajemen dari Hardys sendiri.
“Pantauan selama ini UKM juga menunjukkan transaksi yang lumayan tinggi. Kita hanya membantu manajemen saja agar pengelolaannya tertata,” harapnya.
Mengenai karyawan, saat ini karyawan di Hardys Tabanan berjumlah 60 orang. 90 persen merupakan karyawan lama dan 10 persen karyawan baru. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/hardys_20180705_110543.jpg)