Lestarikan Lukisan Batuan, Kelompok Pelukis Ini Bina 130 Anak SD
Kelompok Pelukis Baturulangun Batuan, Gianyar mengadakan workshop melukis batuan di depan Gedung Kriya
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kelompok Pelukis Baturulangun Batuan, Gianyar mengadakan workshop melukis batuan di depan Gedung Kriya, Art Center, Denpasar, Minggu (8/7/2018).
Workshop ini merupakan pelaksanaan yang kedua di Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 setelah sebelumnya dilaksanakan tanggal 1 Juli.
"Minggu lalu tanggal 1 Juli sudah, tapi karena masyarakat luar batuan yang mengikuti sangat antusias, maka kami melaksanakannya lagi," kata ketua himpunan pelukis Baturulangun Batuan, Ketut Sadia.
Para peserta yang ikut sebanyak 30-an orang berasal dari siswa Sekolah Dasar Desa Batuan dan pengunjung PKB.
Selain mengadakan workshop di PKB, kelompok ini juga melaksanakan workshop di desa seminggu dua kali.
"Sabtu kami lakukan ke sekolah-sekolah yaitu SD 1, 2, 3, dan 4 Batuan. Sementara hari Minggu kami laksanakan di Kantor Desa," katanya.
Pihaknya melakukan ini agar lukisan khas Batuan ini tetap lestari.
"Tujuan pertama ingin melestarikan, takutnya gaya lukisan Batuan hilang karena tekniknya agak sulit. Pertama memang kami dalam tanda kutip sedikit memaksa ke siswa dan lambat laun mereka menyenangi," jelasnya.
Saat ini oleh kelompok ini sudah dibina sebanyak 130 anak tingkat SD di Batuan.
Untuk menggambar lukisan gaya batuan ini ada 6 teknik, dimulai dari sket lalu nyawi atau mempertegas dengan pena, nabur atau membuat degradasi hitam putih, manyunan atau nyigar yaitu memperkuat warna hitam putih, memberi motif, dan mewarnai kalau mau diisi warna, dan ada juga nyenter yaitu menentukan mana yang harus lebih terang.
"Lukisan batuan ini juga dipakai riset warisan tak benda dari Dinas Kebudayaan, sehingga kami memohon agar ditampilkan juga di PKB. Memang banyak buku tentang lukisan batuan yang diterbitkan, tapi oleh orang asing, sehingga kami perkenalkan ke pengunjung," katanya.
Bagi pengunjung yang ingin ikut workshop pun disediakan alat lukis dan gratis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/workshop-lukis-gaya-batuan-di-pkb-minggu-872018_20180708_114731.jpg)