Harga Cabe Rawit Merah Mengalami Penurunan di Sejumlah Pasar di Denpasar
Informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali menyebut harga cabe rawit merah mengalami penurunan
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Irma Budiarti
Laporan wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Hari ini Senin (23/7/2018), harga cabe rawit merah turun sebesar Rp 2500.
Informasi ini didapatkan dari data harga rata-rata bahan pokok yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Provinsi Bali.
Pada Minggu (22/7/2018) kemarin harga rata-rata cabe rawit merah Rp 57.500 perkilo, dan hari ini Senin (23/7/2018) turun menjadi Rp 55 ribu.
Penurunan harga rata-rata cabe rawit merah di pasaran dikarenakan stok atau pasokan bertambah.
“Ini karena faktor permintaan dan ketersediaan, apalagi produksi pertanian yang bersifat musiman," ucap Kadis Dagperin, Ir. I Putu Astawa, M.MA., ketika dihubungi Tribun Bali pada Senin (23/7/2018) di Denpasar, Bali.
Harga rata-rata cabe rawit di Pasar Badung adalah Rp 55 ribu.
Pasar Nyangelan Rp 58 ribu, Pasar Kreneng Rp 52 ribu, dan untuk di Pasar Agung Rp 55 ribu.
Meskipun harga cabe rawit merah turun, namun harga cabe rawit hijau masih tetap yaitu Rp 43 ribu perkilo.
Hari ini harga ayam boiler juga mengalami kenaikan sebesar Rp 668 menjadi Rp 42.334, dimana hari sebelumnya, Minggu (22/7/2018), harga perkilo yaitu Rp 41.666.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bawang-merah-dan-cabe_20150524_190019.jpg)