Bali Paradise
Aroma Kayu Api Tak Terganti, Suksma Coffee Pertahankan Teknik Sangrai Tradisional
Ketika proses roasting modern kian digemari karena menawarkan kepraktisan, Suksma Coffee justru tetap mempertahankan sangrai tradisional
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari | Editor: Irma Budiarti
Kopi-kopi ini dapat diseduh secara single origin ataupun blend.

Tekniknya pun ada yang menggunakan mesin espresso dan manual brewed.
“Saking sukanya pada kopi, saya dulu berniat haya menjual kopi saja. Namun atas saran dari ibu, saya tidak bisa hanya menjual kopi. Harus ada minuman lain, snack, serta makanan berat. Saran itu saya turuti, karena sadar jika tidak semua orang datang ke coffee shop hanya untuk ngopi. Barangkali juga mereka kumpul-kumpul sambil ngobrol. Di antara kelompok orang itu, pasti ada saja yang tidak begitu bisa meminum kopi,” jelas Made.
Menu-menu coffee shop yang ada di Jalan Nangka Utara No 317 Denpasar ini pun tampil beragam.
Selain kopi, mereka juga menawarkan frappe, milkshake, mocktail, infus water, teh, dan squash.
Sebagai pemanis, pengunjung juga bisa menambahkan ekstra es krim ataupu bubble dalam minuman.
Suksma Coffee juga menyajikan camilan untuk menambah ramai meja makan.

Ada pisang goreng, pancake, kentang goreng, roti bakar, yang bisa ditambahkan beragam toping dan rasa.

Jika pengunjung lebih suka camilan yang sifatnya garing, cobalah tempura sosis, callamary ring, atau jamur crispy yang asyik krenyesnya.
Beberapa menu spesial pun menjadi andalan Made Putra dan timnya.
Ceker suksma adalah makanan yang asyik baik sebagai camilan ataupun lauk nasi.
Ceker ini pun dibumbui dengan sambal pedas khas Suksma Coffee.
Sambal pedas ini cukup istimewa.
Rasa pedasnya nendang dan menantang.
Bagi mereka yang menyukai cita rasa pedas rasanya wajib untuk mencoba suguhan ceker ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suksma-coffee_20180728_105115.jpg)