Breaking News:

95 Karya Dipamerkan di DAS, Prodi Kriya ISI Denpasar Uji Publik Hasil Karyanya

Sebanyak 95 karya seni kriya dipamerkan dalam pameran ini, baik seni murni maupun terapan

Tribun Bali/Putu Supartika
Karya seni kriya yang dipamerkan di Denpasar Art Space (DAS), Rabu (15/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang tua bertelanjang dada memakai udeng lengkap dengan cincin akik di tangan kiri dan kanannya duduk termenung.

Tangan kanannya memegang kepala dan mimik wajahnya terlihat seperti orang bingung.

Itu adalah patung dengan judul Termenung karya I Wayan Suardana.

Merupakan salah satu karya yang dipamerkan di Denpasar Art Space, Denpasar.

Pameran ini dibuka Rabu (15/8/2018) petang.

Sebanyak 95 karya seni kriya dipamerkan dalam pameran ini, baik seni murni maupun terapan.

Bentuknya pun beranekaragam, mulai dari seni ukir, mebel, topeng, wayang, hingga batik.

Pameran ini dilaksanakan oleh Program Studi Kriya Seni, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar.

Menurut Ketua Panitia Pameran, Wayan Suardana, pameran ini dilaksanakan untuk memperkenalkan dan mempublikasikan pada masyarakat bahwa perabotan yang dipakai sehari-hari adalah karya kriya yang dianggap sebagai karya kerajinan.

"Kriya itu sangat jarang diketahui masyarakat, sementara kerajinan lumrah, padahal antara kriya dan kerajinan tidak jauh berbeda. Mereka menganggap bahwa kriya hanya diciptakan oleh pengrajin, padahal diciptakan juga oleh insan akademik," kata Suardana.

Pameran ini juga untuk uji publik terkait hasil karya yang telah diciptakan, apakah sesuai dengan selera masyarakat yang selalu berkembang pada era ini.

Karya yang dipamerkan merupakan karya dosen, mahasiswa, maupun alumni dari Prodi Kriya ISI Denpasar, dengan material terbanyak yang digunakan yaitu kayu dan keramik.

"Kami juga nanti mengundang siswa SMA dan SMK di Denpasar dan Gianyar untuk melihat pameran ini. Dan nanti juga akan diadakan demonstrasi terkait kriya, topeng, keramik, atau ukir," imbuhnya. (*)


Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved