Jelang Sidang Putusan, Solidaritas Rakyat Tolak PLTU Gelar Aksi di Depan PTUN Denpasar

Massa dari sejumlah aliansi yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Tolak PLTU menggelar aksi di depan Gedung PTUN Denpasar

Jelang Sidang Putusan, Solidaritas Rakyat Tolak PLTU Gelar Aksi di Depan PTUN Denpasar
Jelang Sidang Putusan
Jelang Sidang Putusan, Solidaritas Rakyat Tolak PLTU Gelar Aksi, Rabu (16/8/2018). 

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Massa dari sejumlah aliansi yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Tolak PLTU menggelar aksi di depan Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar, Kamis (16/8/2018).

Aksi ini digelar jelang sidang putusan gugatan terhadap terbitnya SK Gubernur Bali No. 660.3/3985/IV-A/DISPMPT tentang ijin lingkungan PLTU Celukan Bawang 2 X 330 MW.

Tampak dalam aksi, massa membentangkan spanduk yang berisi penolakan, serta dampak yang ditimbulkan jika PLTU tahap ke II dibangun.

Selain itu, perwakilan massa juga melakukan orasi.

"Dengan tegas kami menolak PLTU Celukan Bawang, karena merampas ruang hidup masyarakat. Baik itu ruang secara ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan," pekik perwakilan massa.

Pula dalam aksinya, massa menyatakan dukungannya terhadap perjuangan warga desa Celukan Bawang, Buleleng, dan warga sekitar yang menolak PLTU tahap II.

"Gubernur Bali harus mencabut SK izin lingkungan pembangunan PLTU tahap II. Majelis hakim PTUN Denpasar agar membatalkan SK itu secara adil dan objektif, demi kelangsungan hidup warga dan lingkungan yang sehat di Bali," tegas perwakilan massa dalam orasinya. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved