Sanur Village Festival

50 Jukung Tradisional Ikuti Jukung Rice di Sanur, Tempuh Jarak 5 Km

Ketut Gitran baru saja usai mengikuti lomba Jukung Rice di Pantai Segara, Sanur, Rabu (22/8/2018) siang.

50 Jukung Tradisional Ikuti Jukung Rice di Sanur, Tempuh Jarak 5 Km
Tribun Bali/Putu Supartika
Lomba Jukung Rice di Pantai Segara, Sanur, Rabu (22/8/2018) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketut Gitran baru saja usai mengikuti lomba Jukung Rice di Pantai Segara, Sanur, Rabu (22/8/2018) siang.

Bajunya terlihat basah dan nafasnya masih memburu.

Ia adalah salah satu peserta yang finish pada urutan keempat dan mendapatkan juara harapan I.

"Saya berharap ini semakin digalakkan jangan sampai punah. Meskipun perahu layar ini tradisional jangan sampai lenyap. Saya sudah dari tahun 1982 berkecimpung dengan perahu layar," kata Gitran.

Dalam perlombaan ini ia mengaku kesulitan terbesarnya adalah angin karena jukung ini menggunakan energi angin dengan bantuan layar.

Selain itu juga tenaga untuk mendayung jika tidak ada angin.

"Cukup melelahkan. Karena maraton dan satu jukung itu sendiri," imbuh lelaki berbadan kekar asli Lembongan ini.

Sementara itu, keluar sebagai juara satu dalam lomba ini yaitu Wayan Darsa yang juga berasal dari Nusa Lembongan.

Ketua Umum Boost Sanur Village Festival, Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, jukung rice ini dilakukan setiap tahun sebelum pelaksanaan Sanur Village Festival.

Jukung tradisional ini merupakan salah satu potensi Sanur yang tidak ada di tempat lain.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved