Pelayanan Publik Kota Denpasar Dievaluasi Tim Kementerian PANRB, Ini Sarannya

Pelayanan publik Pemerintah Kota Denpasar dievaluasi Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)

Pelayanan Publik Kota Denpasar Dievaluasi Tim Kementerian PANRB, Ini Sarannya
Istimewa
Pelaksanaan evaluasi pelayanan publik di Kota Denpasar oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (6/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelayanan publik Pemerintah Kota Denpasar yang meliputi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar, dan Badan Layanan Umum Rumah Sakit Wangaya, dievaluasi Tim Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kamis (6/9/2018).

Tim evaluasi diterima Kepala Dinas PM-PTSP I Made Kusuma Diputra, dan Direktur Rumah Sakit Wangaya dr. Setiawati Hartawan, beserta Plt. Kadis Dukcapil AA Isteri Agung, dan Kabag Organisasi IB Alit Adhi Merta.

Usia melakukan evaluasi Tim Evaluasi PANRB, Pandji Saputra mengungkapkan, ada hal minor yang harus diperbaiki sehingga pelayanan yang diberikan pada masyarakat benar-benar prima.

"Dari evaluasi yang kami lakukan, pelayanan publik yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar sudah berjalan dengan baik. Perbaikan hal-hal yang sifatnya kecil juga harus menjadi perhatian, salah satunya keterlibatan masyarakat dalam forum konsultasi publik. Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung diharapkan semua program dapat menyentuh langsung ke masyarkat," katanya.

Sementara itu, Plt. Kadis Dukcapil, AA Isteri Agung menyampaikan, dari hasil evaluasi yang dilaksanakan Kementerian PAN-RB ada beberapa hal yang harus ditambahkan, salah satunya pembentukan forum konsultasi publik.

Forum yang melibatkan tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan terhadap program pelayanan publik yang telah dilaksanakan selama ini.

Sementara Direktur Rumah Sakit Wangaya, dr. Setiawati Hartawan menyampaikan, untuk mutu pelayanan di rumah sakit Wangaya sudah sangat sering dilakukan evaluasi.

“Kami sangat senang dengan seringnya ada evaluasi sehingga dapat terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” ujarnya.

Sehingga melalui evaluasi yang telah dilaksanakan selama ini, berbagai inovasi telah dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Salah satunya adalah aplikasi pelayanan online, di mana masyarakat dapat mengetahui informasi biaya, kesediaan tempat tidur.

Termasuk juga telah membuat inovasi Program Japri Si Ibu atau Jalur Prioritas Ibu dan Bayi yang diterapkan RSUD Wangaya, Denpasar dapat mempersingkat waktu antrean. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved