Delegasi IMF dari Afrika Selatan Berkunjung ke Pemkot Denpasar, Ini Tujuannya
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menandatangani LOI Pembentukan Kerja sama Sister City
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Kami ingin mengucapkan selamat kepada Wali Kota Denpasar karena sudah ada layanan Smart City dan menjadi Global City. Denpasar setelah IMF-WB siap untuk dunia," kata Menteri Keuangan Kabinet Provinsi, Ivan Meyer yang merupakan delegasi IMF-WB dari Pemkot Mossel Bay, Provinsi Cave Town Afrika Selatan, Senin (15/10/2018), di Sewaka Darma Lumintang, Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menandatangani LOI Pembentukan Kerja sama Sister City.
Ia mengatakan, kerja sama ini penting untuk meningkatkan kerja sama antar pemerintah daerah dan penting untuk masyarakat lokal.
"Kita semua punya 3 masalah global yang dihadapi yakni manajemen air dan kita lihat smart city ini punya solusi dan penting juga untuk transportasi, kita juga ingin melihat kerja sama kedepan dengan transportasi, layanan publik, pajak daerah, layanan ke masyarakat agar lebih baik," katanya.
Selain itu ada juga masalah lainnya yakni cyber crime.
Pihaknya juga akan menerapkan e-citizen di daerahnya sebagaimana yang diterapkan di Denpasar.
"Kita lihat jika masyarakat bisa kritik pemerintah Denpasar lewat aplikasi mobile dan apa yang mereka komplain direspon dengan cepat. Saya sangat terkejut dengan hal ini dan kita menunggu kerja sama lebih luas dan menguatkan hubungan kita," tutur Meyer.
Pihaknya juga mengetahui bahwa Bali sangat kuat dengan pariwisata dan pertaniannya, sehingga ia juga ingin meningkatkan kerja sama tourism dengan Denpasar.
Juga relasi bisnis sekaligus agrikultur ekspor dengan Bali.
"Kita semua tahu sekarang antar negara saling berkompetisi tapi yang kita akan lakukan sekarang bukan berkompetisi tapi bekerja sama. Jadi perjanjian ini akan mewadahi kerja sama pemerintah sehingga menjadi lebih kuat," paparnya.
Setelah ini juga akan ada pameran pariwista dan delegasi perdagangan dari Mossel Bay akan ke Denpasar lagi, sehingga ekonomi Denpasar dan Mossel Bay akan sama-sama tumbuh.
Ia juga mengucapkan selamat karena Bali telah sukses jadi tuan rumah IMF-WB tanpa ada hambatan.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra berharap dengan adanya LOI ini ekspor dan kedatangan tourism Afrika Selatan akan meningkat 5 hingga 10 persen.
"Dalam jangka pendeknya setelah LOI ini dalam satu tahun ini mereka akan berkunjung kembali berkaitan dengan perdagangan dan tourism," kata Rai Mantra.
Ia menambahkan, LOI ini juga memungkinkan adanya investasi tapi tidak masif.
Selain itu, ekspor dari Denpasar ke Afrika juga lumayan besar terutama ekspor kerajinan.
"Nanti setelah LOI ini akan kita dorong bisnis to bisnis agar di Denpasar lebih banyak ekonomi kretaif, kerajinan dan juga tourism-nya," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kunjungan-delegasi-imf-wb-dari-pemkot-mossel-bay_20181015_183843.jpg)